Produksi ASI Terpengaruh Akibat Melakukan Implan Payudara?

DokterSehat.Com – Sebagian wanita ternyata tidak puas dan kurang percaya diri dengan ukuran payudaranya sehingga memilih untuk melakukan implan payudara. Namun, sebuah pertanyaan pun muncul, apakah dengan adanya implan payudara ini, maka produksi ASI mereka pun bisa terpengaruh?

doktersehat-payudara

Sebelum jauh membahas tentang implan payudara, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu anatomi dari payudara pada tubuh wanita. Di dalam payudara wanita sendiri, ternyata ada cukup banyak kelenjar susu yang berfungsi sebagai alat memproduksi Air Susu Ibu (ASI). ASI ini kemudian akan dialirkan dalam semacam kantung penyimpanan susu yang ada di area sekitar puting. Yang menarik adalah, seberapapun ukuran payudara wanita, baik itu yang besar maupun yang kecil, ternyata tidak mempengaruhi jumlah dari kelenjar air susu atau bahkan volume air susu yang dihasilkan. Yang membedakan dari besar kecilnya ukuran payudara ternyata hanyalah lapisan lemaknya saja.

Lantas, apa yang akan terjadi jika kita menyuntikkan implan berupa silikon atau saline pada payudara? Pakar kesehatan menyebutkan jika letak dari implan ini biasanya terdapat pada bagian bawah lapisan lemak dan kelenjar susu. Hal ini berarti, asalkan posisinya memang ditempatkan menempel di otot dada, maka payudara yang sudah diimplan pun seharusnya tetap bisa memproduksi ASI. Sayangnya, sayatan pada payudara sebagai tempat memasukkan implan inilah yang bisa berpengaruh buruk pada produksi ASI mengingat posisinya dekat dengan areola. Sayatan ini ternyata mampu memotong cukup banyak saluran ASI sehingga bisa mempengaruhi produksi ASI tersebut. Tak hanya itu, ada juga kemungkinan saluran ASI ini tergencet oleh implan sehingga pada akhirnya menghambat aliran ASI tersebut.

Tak hanya bisa mempengaruhi produksi ASI, ada resiko besar kebocoran implan payudara yang tentu bisa saja mencemari saluran ASI. Hal ini tentu sangat berbahaya jika ASI yang sudah tercemar ini akhirnya dikonsumsi oleh sang buah hati. Melihat adanya fakta ini, ada baiknya memang anda berpikir berulang-ulang kali sebelum memilih untuk melakukan implan pada payudara.