Produksi ASI Kurang Lancar? Cobalah Menghirup Kayu Manis

DokterSehat.Com – Banyak pakar kesehatan di tanah air yang mengungkapkan rasa senang dengan semakin gencarnya kampanye memberikan ASI eksklusif bagi bayi. Tak hanya oleh pakar kesehatan, mereka yang berasal dari kalangan selebritis atau bahkan dari kalangan kaum muda kini semakin paham pentingnya memberikan ASI eksklusif demi perkembangan fisik dan kesehatan sang buah hati. Sayangnya, banyak ibu yang meskipun sudah berusaha keras memberikan ASI eksklusif bagi sang buah hatinya mengalami masalah pada produksi ASInya. Apakah ada solusi untuk mengatasi masalah ini?

doktersehat-asi-ibu-menyusui

Pakar kesehatan menyebutkan jika ada beberapa faktor yang mempengaruhi kelancaran dari produksi ASI. Faktor ini bisa berupa gangguan fisik hingga gangguan psikologis. Satu hal yang pasti, jika ibu mengalami stress atau setidaknya mengalami kecemasan berlebihan saat merawat sang buah hati, produksi ASI pun bisa mengalami gangguan. Gaya hidup atau pola makan yang kurang baik juga bisa memberikan dampak negatif yang sama.

Untungnya, kini pakar kesehatan menemukan sebuah cara alami agar produksi ASI pada ibu hamil tetap lancar. Tak perlu mencari bahan yang rumit, kita bisa memakai bahan kayu manis yang banyak ditemukan di dapur sebagai salah satu rempah-rempah bahan makanan ini sebagai cara agar produksi ASI semakin lancar. Pakar kesehatan menyebutkan jika kayu manis ternyata telah menjadi salah satu kearifan lokal yang sudah lama dikenal masyarakat untuk mengatasi masalah produksi ASI. Di dalam kayu manis sendiri ternyata ada senyawa yang mampu membuat kelenjar susu terangsang untuk memproduksi ASI dengan lancar. Selain itu, kayu manis juga ikut mempengaruhi rasa ASI menjadi lebih nikmat saat diminum sang bayi.

Bahan kayu manis ini sendiri cukup dicampurkan pada minuman yang dikonsumsi oleh ibu, khususnya berupa susu sehingga memberikan cita rasa tersendiri. Dengan rutin mengkonsumsi minuman yang sudah diberikan sejumput kayu manis ini setidaknya selama sebulan, maka produksi ASI pun tetap terjaga dan buah hati pun semakin berkembang dengan baik dan terjaga kesehatannya.