Pria Ternyata Juga Bisa Mengalami Trauma Fisik Karena Berhubungan Intim

DokterSehat.Com – Banyak orang yang berpikir jika berhubungan intim hanya akan bisa memberikan trauma bagi kaum wanita, khususnya bagi wanita yang baru pertama kali melakukannya. Selain rasa sakit, wanita juga bisa berpikir ulang untuk melakukannya lagi pada pasangan yang cenderung kasar melakukannya. Namun, tahukah anda jika selain wanita, pria juga bisa merasakan trauma fisik yang diakibatkan oleh berhubungan intim. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-pasangan-couple-masalah-seks-impotensi-ejakulasi-dini-klamidia

Pakar kesehatan sosial Zoya Amirin menyebutkan jika pria memiliki resiko besar mengalami trauma pada organ vitalnya gara-gara melakukan hubungan intim. Ada banyak sekali penyebab dari trauma ini, dari rasa sakit yang terjadi karena posisi hubungan intim yang salah, atau bahkan yang cukup konyol dimana pasangan melakukan hubungan intim dengan terlalu bersemangat sehingga membuat organ vitalnya terjepit dan pada akhirnya menyebabkan cedera layaknya penis yang patah atau retak. Penyebab lain dari trauma fisik pada organ vital pria karena berhubungan intim adalah saat berhubungan intim dengan pasangan yang memiliki organ vital yang tidak memproduksi cairan lubrikasi yang cukup. Gesekan pada alat kelamin yang kasar dan kekurangan cairan lubrikasi tentu akan menyakitkan dan bisa membuat lecet-lecet atau bahkan cedera.

Zoya menyarankan setiap pasangan, apalagi yang baru pertama kali melakukan hubungan intim untuk membekali diri terlebih dahulu agar berhubungan intim bisa dilakukan dengan aman dan nyaman. Tak hanya itu, lakukanlah foreplay yang cukup agar cairan lubrikasi pada organ vital wanita cukup sehingga bisa menurunkan resiko cedera. Tak hanya itu, ada baiknya kita tidak melakukan posisi berhubungan intim yang beresiko menyebabkan cedera sehingga tidak akan menyebabkan trauma. Selain itu, saat merasa ada yang nyeri saat berhubungan intim, ada baiknya tidak dipaksakan dan melakukan konsultasi ke dokter agar mendapatkan saran yang tepat.