Pria, Lakukan Ini Agar Kebiasaan Melakukan Onani Berhenti

DokterSehat.Com – Banyak pria, khususnya yang belum menikah memiliki rasa penasaran luar biasa tentang bagaimana rasanya berhubungan intim dengan lawan jenis. Untuk mencari tahu rasa tersebut, mereka pun biasanya akan melakukan onani atau masturbasi. Memang, akan ada kepuasan tersendiri setelah melakukan onani. Beberapa pria bahkan menyebutkan jika onani bisa membuat mereka memiliki semangat baru sebelum melakukan aktifitas sehari-hari. Sayangnya, kegiatan ini ternyata bisa membuat kecanduan sehingga pria pun akan khawatir akan kondisi kesehatan organ vitalnya.

doktersehat-kesehatan-penis-obat-oles-Priapismus

Pakar kesehatan menyebutkan jika onani akan lebih kerap dilakukan oleh remaja pria dan biasanya akan berhenti begitu sang pria sudah berusia dewasa atau telah merasakan sendiri kenikmatan berhubungan intim dengan istrinya. Sayangnya, ada sebagian pria yang tidak tahu bagaimana cara untuk berhenti melakukan onani bahkan setelah menikah! Pakar kesehatan menyebutkan jika onani memang bisa membuat adanya beberapa aktifitas nan berlebihan di saraf parasimpatik dimana beberapa hormon yang berkaitan dengan kebahagian dan kepuasan seksual layaknya dopamin,s erotonin, atau asetilkolin pun meningkat tajam. Jika hal ini kerap dilakukan, dikhawatirkan pria bisa mengalami masalah disfungsi ereksi, ejakulasi dini, atau bahkan kebocoran mani dimana saraf parasimpatik yang seharusnya mampu mengendalikan ereksi akan melemah seiring dengan semakin seringnya melakukan masturbasi.

Mengingat berhenti melakukan onani sangatlah sulit dan cenderung memalukan jika mereka harus berkonsultasi dengan dokter, maka apa yang bisa dilakukan untuk pria untuk mengatasi hal ini? Pakar kesehatan menyebutkan jika berhenti melakukan onani harus dilandasi dengan niat yang kuat dan mulailah untuk menghindari apapun yang bisa menjadi perangsang kita melakukan onani, sebagai contoh website atau majalah porno. Selain itu, ada baiknya kita mulai membatasi waktu untuk diri sendiri dan mulai banyak melakukan kegiatan lain layaknya rutin berolahraga atau berpetualang. Kita juga bisa mulai mempercepat waktu tidur yang menurut pakar memang sudah cukup baik untuk membuat pria berhenti melakukan kebiasaan buruk ini.