Prednisone – Dosis dan Indikasi untuk Dewasa (1)

Nama: Prednisone
Nama dagang: Deltasone, Rayos, Prednisone Intensol, Sterapred, Sterapred DS
Kelas: Kortikosteroid
Obat lain dalam kelas kortikosteroid: betamethasone, kortison, dexamethasone, hidrokortison, metilprednisolon, prednisolon, triamcinolone
Dosis dan Indikasi untuk Dewasa
Kondisi Responsif glukokortikoid



  • 5-60 mg / hari PO di dosis tunggal atau dibagi setiap 6-12 jam
  • Pertimbangan dosis
    • Ketika mengkonversi dari immediate-release menjadi bentuk pelepasan-tertunda (delayed-release), diketahui bahwa formulasi tertunda memakan waktu sekitar 4 jam untuk melepaskan zat aktif
    • Perhatikan bahwa obat steroid (steroid eksogen) menekan aktivitas korteks adrenal setidaknya selama aktivitas korteks adrenal alami maksimal (jam 4:00 – 08:00)

Asma akut
40-60 mg / hari PO di dosis tunggal atau dibagi setiap 12 jam untuk 3-10 hari
Arteritis sel raksasa
40-60 mg PO setiap hari (1-2 tahun pengobatan)
Trombositopei Idiopatik Purpura
1-2 mg / kg / hari PO
Cara Pengurangan dosis (tapering)

  • Hari 1: 10 mg PO sebelum sarapan, 5 mg setelah makan siang dan setelah makan malam, dan 10 mg pada waktu tidur
  • Hari 2: 5 mg PO sebelum sarapan, setelah makan siang, dan setelah makan malam dan 10 mg pada waktu tidur
  • Hari 3: 5 mg PO sebelum sarapan, setelah makan siang, setelah makan malam, dan pada waktu tidur
  • Hari 4: 5 mg PO sebelum sarapan, setelah makan siang, dan sebelum tidur
  • Hari 5: 5 mg PO sebelum sarapan dan sebelum tidur
  • Hari 6: 5 mg PO sebelum sarapan

Radang sendi/Rhematoid artritis

  • Rilis-segera : ?10 mg / hari PO ditambahkan bersama dengan obat antirematik (DMARDs)
  • Rilis-tertunda: 5 mg / hari PO awalnya; dosis pemeliharaan: dosis terendah yang dapat mempertahankan respon klinis; dapat diambil pada waktu tidur untuk mengurangi kekakuan pagi dengan rheumatoid arthritis
Baca Juga:  Morfin - Dosis dan Indikasi (1)

Penyakit paru yang berat / Tuberkulosis ekstrapulmonar
40-60 mg / hari PO, pengurangan dosis sampai 4-8 minggu sampai akhirnya dihentikan
Pneumonia Pneumocystis (carinii) jiroveci pada Pasien AIDS
40 mg PO setiap 12 jam selama 5 hari, kemudian 40 mg PO setiap 24 jam selama 5 hari, kemudian 20 mg setiap 24 jam selama 11 hari
Penyakit Crohn
40-60 mg PO setiap hari sampai berat badan kembali normal (biasanya 7-28 hari)
Hepatitis autoimun
60 mg PO setiap hari selama 1 minggu; KEMUDIAN 40 mg setiap hari selama 1 minggu; KEMUDIAN 30 mg setiap hari selama 2 minggu; diikuti 20 mg setiap hari ; berikan setengah dosis ini jika diberikan sebagai kombinasi dengan azathioprine
Pemberian

  • Konsumsi dengan makanan atau snack
  • glukokortikoid dosis tinggi dapat menyebabkan insomnia; formulasi rilis-segera biasanya diberikan di pagi hari bertepatan dengan ritme sirkadian
  • formulasi rilis-tertunda memakan waktu sekitar 4 jam untuk melepaskan zat aktif; dengan demikian, dengan formulasi ini, perhitungkan waktu farmakokinetiknya dan penyakit atau kondisi pasien (misalnya, dapat diambil pada waktu tidur untuk mengurangi kekakuan pagi hari pada rematoid artritis)