Polimenorea, Gangguan Menstruasi Yang Bisa Mengganggu Kesuburan dan Kehamilan

DokterSehat.Com – Mentruasi bukan barang baru bagi kita dan tentunya ini sudah sangat familiar bagi semua wanita. Terkadang menstruasi bisa mengganggu aktivitas anda contohnya ketika menjelang menstruasi (premenstrual syndrome atau PMS). Salah satu masalah yang timbul saat menstruasi yang perlu menjadi perhatian adalah ketika menstruasi darah yang keluar sangat banyak. Hal ini harus kita waspadai barangkali saja ini merupakan penyakit polimenorea.

doktersehat-sakit-perut-Polimenorea

Polimenorea adalah salah satu gangguan yang terjadi ketika sedang menstruasi. Ciri dan gejala yang bisa kita ketahui adalah adanya darah yang keluar lebih banyak dari menstruasi pada biasanya. Ketika plimenorea ini terjadi dan mengalami haid yang sangat banyak biasanya akan membutuhkan pembalut lebih banyak yaitu sekitar 5 pembalut setiap harinya. Timbulnya siklus haid yang pendek bisa mengakibatkan pematangan sel telur dari wanita ataupun stadium sekresi telur dari fase mentruasi yang akan memendek.

Proses pelepasan sel telur untuk dibuahi sperma terjadi padatadium poliferasi dari satu rangkaian siklus mentruasi. Hal ini bisa memicu terjadinya disfungsi ovarium (tempat penghasil sel telur). Banyak yang menjadi penyebab hal ini tetapi untuk kejadian yang umum biasanya dikarenakan oleh hormon tidak seimbang yang mengatur masalah menstruasi. Gangguan hormon yang tidak seimbang bisa dikarenakan oleh menstruasi pertama (menarche) pada wanita yang terlalu cepat ataupun terlalu lama dari rentang usia mentruasi pertama yang normal. Namun perlu dibedakan gejala ini dengan wanita menjelang menopause tiba.

Masalah pada indung telur juga merupakan faktor terjadinya hormonal yang tidak seimbang. Ketika seseorang sedang depresi, terjadi turun berat badan yang drastis seperti sedang melakukan program diet dan juga sedang mengkonsumsi obat-obatan tertentu. Oleh karena itu hal perlu segera dikonsultasikan dengan dokter.

Baca Juga:  Anda Punya Pekerjaan Ini? Waspada Masalah Depresi

Pengobatan awal polimenorea pada beberapa kasus sebenarnya hanya sementara dan dapat hilang dengan sendirinya. Namun ada juga yang berlangsung cukup lama dan ini harus segera dikonsultasikan dengan dokter. Dokter akan mendiagnosa dengan cara melakukan tes kadar estrogen dan juga progesteron. Jika mengalami gangguan diluar faktor hormonal maka sebaiknya anda segera mencoba melakukan tes pap smear agar diketahui apa penyebabnya, mungkin saja ada masalah pada mulut rahim, dan juga penebalan endometrium bisa discan melalui USG.

Jika dibiarkan terus menerus kondisi darah haid yang keluar dengan banyak sekali dapat mengakibatkan gangguan pada tingkat kesuburan dan bisa mengganggu jika anda ingin punya anak lagi. Gangguan hormonal bisa menjadikan proses pelepasan telur jadi terganggu. Banyaknya darah menstruasi yang keluar bisa juga mengakibatkan anemia atau kurang darah. Karena pentingnya dan sensitifnya masalah seperti ini, maka penyelesaiannya juga harus komprehensif dari segala aspek.