Pola Diet untuk Mengatasi Hipertensi

DokterSehat.Com– Orang dengan tekanan darah tinggi atau hipertensi berisiko terkena berbagai macam penyakit serius. Dijelaskan Lawrence Appel, profesor di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, seiring tekanan darah yang meninggi, risiko terkena serangan jantung, stroke dan gangguan ginjal juga semakin bertambah.

doktersehat-sehat-oatmeal-diet-fruits-buah-apel-berry-sarapan

Namun, hipertensi bisa diatasi dengan mengikuti pola diet yang bisa meminimalisir tekanan darah tinggi sekaligus melindungi kesehatan. Dikutip dari Aol Health, ada tiga strategi yang harus Anda fokuskan dalam diet melawan hipertensi.

1. Kurangi sodium
Sodium bekerja seperti pengawet makanan. Makanan olahan biasanya banyak mengandung sodium dan jika terakumulasi di tubuh dalam jangka waktu lama, akan mengganggu fungsi ginjal. Jika ingin membeli makanan olahan, perhatikan daftar nutrisinya. Appel menyarankan batasan aman sodium yang dikonsumsi maksimal 200 mg. Agar lebih aman, sebaiknya Anda pilih bahan makanan segar yang lebih sedikit sodium.

2. Kurangi berat tubuh
Jika Anda kelebihan berat tubuh, menurunkannya bisa berdampak positif terhadap tekanan darah. Namun, penurunan berat yang terlalu drastis bisa berakibat buruk pada kesehatan secara fisik dan mental. Bahkan justru bisa semakin menaikkan tekanan darah. Ada baiknya jika Anda berkonsultasi dulu dengan ahli gizi dan nutrisi untuk mendapat panduan diet yang tepat.

3. Terapkan DASH diet
Anda bisa menerapkan pola DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) untuk mengatasi tekanan darah tinggi. DASH mengubah cara Anda makan, dengan fokus pada konsumsi sayur dan buah segar, gandum utuh, susu rendah lemak dan daging putih. Mulailah memasukkan banyak sayur, buah dan susu rendah lemak pada makanan Anda setiap hari.

“Berdasarkan bukti-bukti penelitian, memulai pola diet ini sejak dini bisa menurunkan tekanan darah tinggi sepanjang hidup Anda,” tutur Appel.