Pernah Mengalami Plasenta Previa, Bisakah Hamil dengan Normal?

DokterSehat.Com– Plasenta previa adalah kondisi dimana sebagian atau seluruh plasenta tumbuh menutupi mulut rahim. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan baik sebelum maupun selama porses persalinan. Plasenta previa termasuk masalah kehamilan yang serius sehingga banyak perempuan yang khawatir apakah bisa hamil dengan normal jika pernah mengalami plasenta previa.

Kehamilan dengan plasenta previa

Plasenta previa terjadi ketika seluruh atau sebagian plasenta menutupi sebagian atau seluruh leher rahim ketika menjelang kelahiran bayi. Selama kehamilan, pertumbuhan plasenta mengikuti pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Di awal kehamilan, plasenta akan berada di posisi rendah dalam rahim. Kemudian seiring pertumbuhan bayi, plasenta akan bergerak ke atas rahim. Semakin mendekati persalinan, plasenta akan berada di bagian atas dan samping rahim. Dengan begitu, posisi ini akan melancarkan bayi melewati rahim. Namun pada plasenta previa, plasenta akan menetap di bagian bawah rahim dan dapat menyebabkan perdarahan.

Jika di kehamilan sebelumnya Anda mengalami plasenta previa, masih ada kemungkinan untuk mengalaminya lagi pada kehamilan berikutnya. Bahkan risiko akan semakin besar jika Anda menjalani operasi caesar dan pernah menjalani operasi rahim.

Untuk itu, sebaiknya beri jeda antara kehamilan sebelumnya dengan kehamilan berikutnya sekitar 18-24 bulan. Jeda ini diperlukan agar rahim Anda dapat bekerja kembali secara normal. Sebaiknya Anda konsultasikan dengan dokter kandungan Anda mengenai program kehamilan setelah mengalami kehamilan dengan plasenta previa.

Bisakah plasenta previa dicegah?

Hingga kini belum diketahui cara mencegah plasenta previa karena pertumbuhan plasenta tidak dapat diantisipasi. Namun beberapa cara yang disarankan untuk mencegah plasenta previa antara lain tidak merokok, tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang, dan bergaya hidup sehat selama kehamilan.

Selain itu, jika Anda pernah menjalani persalinan caesar, risiko Anda untuk mengalami plasenta previa akan semakin meningkat. Untuk itu jika tidak ada indikasi untuk melakukan persalinan dengan operasi caesar maka sebaiknya Anda menjalani persalinan normal. Semakin banyak operasi caesar yang Anda jalani, risiko mengalami plasenta previa akan semakin besar.