Pilek Berkepanjangan Awas Kanker Hidung

DokterSehat.Com – Apakah Anda mengalami hidung tersumbat yang tak kunjung hilang dan/atau disertai pilek yang berkepanjangan? meskipun sudah dilakukan pengobatan seperti pengobatan pilek pada umumnya? Jika demikian, bisa jadi itu merupakan penyakit polip hidung.

2878762875_91be35ca44_b

Polip hidung (polip nasi atau nasal polyp) merupakan pertumbuhan jinak (bukan kanker) dari lapisan mukosa hidung yang berada dalam rongga hidung. Perlu diketahui mukosa merupakan lapisan yang sangat basah (berlendir) yang berfungsi melindungi bagian dalam hidung dan sinus serta melembabkan udara yang kita hirup sebelum masuk ke paru-paru.

Pertumbuhan jaringan mukosa yang berlebihan pada polip hidung terjadi akibat adanya peradangan yang berkepanjangan baik itu karena infeksi ataupun reaksi alergi, akibatnya mukosa hidung menjadi bengkak dan merah, serta dapat menghasilkan cairan yang menetes keluar (hidung meler ingusan). Iritasi pada mukosa yang berkelanjutan, dapat membentuk polip. Secara umum polip merupakan pertumbuhan dengan ujung berbentuk bulat, karena letaknya di hidung maka polip hidung dapat menyebabkan hidung tersumbat.

Gejala kanker hidung yang perlu diperhatikan :

• Pilek dan hidung tersumbat dalam waktu yang lama, disertai gangguan penciuman dan ingus kental.

• Sering keluar darah dari lubang hidung (mimisan).

• Tidak enak badan, demam, dan kepala pusing.

• Terkadang, suara pasien agak sengau.

• Pada kasus yang telah menyebar hingga ke ke kelenjar getah bening, muncul benjolan yang semakin membesar di leher.

• Penurunan fungsi pendengaran, seperti suara mendengung di salah satu telinga; telinga terasa seolah-olah berisi cairan.

• Pada tahap lanjut, kanker nasofaring dapat menimbulkan gangguan penglihatan, akibat lumpuhnya otot pada kelopak mata.

Pada kondisi terberat, kanker nasofaring dapat mengganggu organ vital, seperti tulang, hati, maupun paru-paru. Kondisi ini ditandai dengan nyeri tulang, gangguan sistem pencernaan, dan sesak nafas. Pada kondisi ini, maka penyakit akan sulit disembuhkan. Lalu sebenarnya, apa yang memicu kanker pada saluran pernafasan ini?

Baca Juga:  Kanker Pita Suara Bisa Disebabkan Oleh Asam Lambung

Penyebab

Penyebab kanker hidung belum diketahui secara pasti. Namun, penelitian menunjukkan bahwa infeksi virus Epstein Barr (EBV) berperan penting dalam perkembangan kanker ini. Beberapa faktor yang meningkatkan resiko terjadinya kanker nasofaring adalah :

• Terlalu banyak mengkonsumsi ikan yang diasinkan sejak usia dini.

• Sering mengkonsumsi makanan yang difermentasi atau diawetkan.

• Kebiasan merokok.

• Faktor keturunan, khusus garis keturunan pertama dengan riwayat kanker nasofaring.

• Ventilasi rumah kurang baik.

• Kebiasaan membakar dupa atau obat nyamuk.

Diagnosis

Jika Anda mengalami gejala seperti di atas, sebaiknya periksakan ke dokter untuk menentukan apakah benar Anda memiliki polip hidung. Dokter akan melihat rongga hidung Anda dengan sebuah alat yang bernama otoscope, jika ternyata polip berada jauh di dalam mungkin diperlukan endoscopy hidung.

Pemeriksaan lain yang mungkin diperlukan yaitu CT scan dan MRI, yaitu untuk menentukan ukuran polip. Scan juga dapat digunakan untuk melihat struktur tulang dan apakah ada kelainan atau kemungkinan lain yang mirip polip seperti kanker dan lainnya.

BACA JUGA : Langkah Benar Bilas Rambut Saat Keramas