kirim artikel kesehatan
kontak kami
direktori rumah sakit indonesia

Petting Bisa Hamil

Share Artikel ini melalui: Twitter Facebook MySpace Digg Digg friendster wordpress technorati
Diterbitkan pada tanggal 7 - 10 - 2010 | 34 komentar

DokterSehat.com – Adanya rasa takut kehilangan “selaput dara” dan kehamilan tidak terencana membuat banyak pasangan yang belum menikah melakukan petting. Padahal sebenarnya petting bisa dibilang cukup berbahaya. Bagaimana bisa?

Apa sih petting itu?

Petting adalah pergesekan alat kelamin untuk memuaskan hasrat seksual. Hubungan seksual jenis ini biasanya masih mengenakan pakaian lengkap. Walupun tidak menutup kemungkina ada yang melakukannya tanpa mengenakan sehelai benangpun. Atau yang sedang ngetren akhir2 ini hanya mengenakan celana dalam untuk yang wanita dan yang pria tidak memakai sehelai benang pun.

Bagimanapun caranya tetap saja petting ini sangat beresiko menimbulkan kehamilan Padahal meskipun tidak melakukan penetrasi risiko kehamilan tetap besar. Karena sperma tetap bisa masuk ke dalam rahim.

Pada prinsipnya kehamilan bisa terjadi bila sperma bertemu dengan sel telur dan hasil pertemuan tersebut dapat menempel di dinding rahim. Dalam satu kali ejakulasi dapat dikeluarkan sperma sebanyak lebih kurang 250 juta. Pada dasarnya hanya satu saja yang diperlukan untuk terjadinya kehamilan.

Pada masa subur vagina perempuan akan mengeluarkan lendir yang merupakan media hidup yang baik bagi sperma. Apalagi ketika perempuan sedang terangsang vagina akan mengeluarkan cairan yang juga membantu jalannya sperma ke saluran telur.

Karena itu bila ventilasi kain lebih besar daripada ukuran sperma maka tidak mustahil kehamilan dapat terjadi ketika sperma mencapai tepi vagina perempuan yang sedang dalam masa subur. Sementara sperma sendiri sangat lincah dan mempunyai kekuatan untuk berenang masuk ke dalam rahim (ingat hanya butuh 1 saja yang mencapai sel telur dari ratusan juta sperma).

Jadi apakah petting dapat menyebabkan kehamilan ? Saya akan menjawab “YA !” biarpun resiko nya lebih kecil daripada penetrasi langsung.

Salam

DokterSehat

dari berbagai sumber
- bergaul.com
- dechacare.com
- id.wikipedia.com
- astaga.com
- maedchen.de

VN:F [1.9.17_1161]
Rating: 5.0/10 (18 votes cast)
VN:F [1.9.17_1161]
Rating: +9 (from 11 votes)
Petting Bisa Hamil, 5.0 out of 10 based on 18 ratings




Artikel Sejenis

34 komentar | beri komentar

  1. avatar comment-top

    Originally Posted By nandiadok mau tanya..saya wanita yg masih virgin tapi belakangan melakukan petting dengan pacar saya , nah kami melakukan tanpa sehelai kain,, apakah bisa menimbulkan kehamilan?? mohon jawabannya dok ,karna jika jawabanya begitu fatal saya akan berhenti dan tidak melakukan itu lg.terimakasih

    Bisa Klo Si cowonya sampe mengeluarkan sperma, saya bisa ngomong sendiri karena saya sudah mengalaminya, dan sekarang saya udah menikah sama pacar saya tersebut, lebih baik hentikan aktifitas petting anda seblm ada menyesal !!

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 4 Thumb down 0

    comment-bottom
  2. avatar comment-top

    Dok ak mau nanya.
    jika berhubungan seks tetapi pria dan wanita masih memakai celana dalam. apakah wanita tersebut bisa hamil jika si pria mengeluarkan ari mani di dalam celana dalam pria tersebut.
    sampai celana dalam pria tersebut basah? Dan hanya ak lakuin sekali.
    Mhon d jwb,sy sunggu sngat menyesl.

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom
  3. avatar comment-top

    Dokter, saya mau menanyakan. Saya sering melakukan petting dengan cara menggesek2an penis ke vagina tunangan saya dan sangat basah sekali, tapi saat ejakulasi saya mengeluarkannya di daerah perut/dada tunangan saya. Apakah ada kemungkinan hamil disaat saya menggesek2an penis ke vagina pasangan saya sampai begitu basah, namun tidak mengeluarkan sperma ddi dekat vagina.

    Mohon dijawab dok. Terima kasih sebelumnya :)

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom
  4. avatar
    Anonymous Says:
    April 6th, 2012 at 9:57 pm
    comment-top

    kemungkinanya berapa persen ?

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

    comment-bottom

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Memberi Komentar