Pesan Presiden di Hari Anak Nasional 2017: Jangan Pernah Membully Teman

DokterSehat.Com – Memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2017 ini di Pekanbaru, Riau, Presiden Joko Widodo memberikan pesan yang sangat penting bagi anak-anak Indonesia. Bersama dengan Ibu Negara Iriana dan istri Wakil Presiden Mufidah Kalla, Jokowi berkata pada ribuan anak yang menghadiri acara peringatan ini dengan pesan” Jangan mengejek teman, Jangan membully teman”.

doktersehat-anak-bully-sekolah

Pesan yang dikemukakan oleh Presiden sangatlah penting untuk diterapkan oleh anak-anak di tanah air mengingat belakangan ini memang kasus bullying cukup banyak terjadi, termasuk pada salah satu anak yang memiliki kebutuhan khusus karena mengidap autisme di salah satu universitas terkemuka di ibukota. Sebenarnya, kasus bullying ini sudah cukup banyak terjadi di berbagai tempat di tanah air namun tidak terlalu terekspos. Bahkan, di media sosial sendiri aksi bullying ini sudah dalam tahap yang cukup mengkhawatirkan. Diharapkan, peringatan Hari Anak Nasional tahun ini menjadi tonggak bagi semua pihak di tanah air untuk mulai memberikan pemahaman pada anak-anak tentang bahaya dari aksi yang sangat tidak terpuji ini.

Tak hanya memberikan pesan untuk menghindari aksi bullying, Presiden juga meminta anak untuk semakin rajin dalam belajar demi mencapai cita-cita yang diinginkan di masa depan. Dalam pidatonya di Lapangan Gedung Daerah Pauhjanggi ini juga, Presiden banyak bercerita tentang masa kecilnya yang hidup di bantaran kali dan berada dalam kondisi penuh keterbatasan.

Meskipun meminta anak agar semakin rajin belajar, Presiden Jokowi ternyata juga tidak lupa tentang sifat dasar anak yang memang suka bermain. Menurut beliau, anak memang sebaiknya tetap bermain karena dengan cara inilah Ia bisa belajar banyak hal yang positif. Tak hanya itu, dengan bermain, anak juga akan melatih tubuhnya sehingga akan membuatnya tetap sehat dan tidak mudah jatuh sakit.