Perut Sakit Saat Berlari

DokterSehat.Com – Berlari adalah salah satu olahraga yang paling mudah dan paling murah dilakukan. Tak perlu kita mendatangi pusat olahraga. Berlari di jalan sekitar lingkungan secara rutin sudah dianggap cukup untuk berolahraga. Sayangnya, bagi beberapa orang yang tidak terbiasa berolahraga, berlari bisa menjadi masalah tersendiri. Saat berlari, kita bisa merasakan nafas yang semakin sesak dengan paha yang terasa semakin berat. Disamping itu, perut juga cenderung terasa sangat sakit dan nyeri sehingga aktifitas berlari terasa sangat tidak nyaman.

shutterstock_322814885 copy

Mengapa perut bisa terasa sakit saat berlari. Beberapa orang berkata bahwa kita memakan terlalu banyak makanan sebelum berlari. Hanya saja, anggapan ini ternyata mitos belaka karena rasa sakit saat berlari ini cenderung berada di bagian bawah tulang rusuk, bukannya bagian saluran pencernaan. Berlari bisa memicu semakin berkurangnya aliran darah ke bagian diafragma tubuh mengingat lari justru mengambil alih sebagian besar aliran darah. Rasa sakit pada perut ini biasanya akan berkurang jika intensitas lari kita menurun menjadi berjalan atau bahkan berdiri saja.

Disamping kurangnya aliran darah ke area diafragma, berlari juga bisa memicu kondisi kekurangan oksigen pada tubuh. Disinilah mengapa kita cenderung bernafas dengan tersengal-sengal saat berlari dengan intensitas tinggi. Pakaialah teknik pernafasan yang baik agar berlari bisa dilakukan dengan nyaman. Rasa sakit saat berlari bisa menjalar menjadi kram perut, khususnya jika kita tidak melakukan perawatan sebelum berlari. Disamping itu, tubuh yang cenderung kehilangan cairan dalam tempo yang singkat dan membutuhkan minuman penghilang dehidrasi bisa menjadi solusi rasa sakit saat berlari.

Sebelum berlari, kita sebaiknya jangan memaksakan lari kita ke intensitas yang berat. Berlari dengan santai asalkan tubuh bergerak dalam durasi yang cukup lama pun dianggap sudah cukup baik. Jangan lupa melakukan pemanasan sehingga tubuh pun terbebas dari cedera. Disamping itu, gunakan teknik bernafas yang baik serta jangan lupa meminum air agar tidak terkena dehidrasi karena berlari.

Baca Juga:  Masyarakat Indonesia Akan Mengalami Lonjakan Pecandu Rokok di Usia Produktif