Perubahan Kulit Yang Akan Terjadi Pada Ibu Hamil

DokterSehat.Com – Kabar mendapatkan kehamilan tentu akan memberikan rasa bahagia bagi sang ibu. Namun, dibalik rasa bahagia ini, ibu juga harus mempersiapkan diri menghadapi berbagai perubahan yang terjadi pada tubuhnya, khususnya perubahan hormon. Dengan adanya perubahan hormon, maka ibu pun akan rentan mengalami mual-mual dan muntah di pagi hari atau bahkan perubahan pada kulitnya. Perubahan pada kulit ini seringkali bisa menyebabkan rasa stress pada ibu hamil mengingat mereka khawatir penampilan fisik mereka menjadi kurang cantik kembali. Sebenarnya, apa sajakah perubahan kulit yang akan terjadi pada ibu hamil?

doktersehat-hamil-kehamilan-anak-laki

Perubahan kulit pertama yang paling umum terjadi pada ibu hamil adalah munculnya stretch mark yang biasanya bisa ditemukan pada area perut, payudara, hingga paha bagian atas. Pakar kesehatan menyebutkan jika strecth mark ini terjadi karena adanya perubahan fisik pada ibu hamil yang cukup signifikan. Selain stretch mark, kulit pada bagian pantat, lengan, atau bahkan paha juga bisa merekah dengan garis-garis yang berwarna merah muda dan halus. Meskipun terlihat sangat mengganggu, merekahnya kulit ini sebenarnya bisa diatasi dengan cara rutin melakukan perawatan dengan memakai scrub.

Kadang kala, ibu hamil juga mengalami perubahan kulit yang disebut sebagai spider nevi. Spider nevi sendiri adalah kondisi dimana muncul garis-garis tipis dengan warna kemerahan pada kulit yang terlihat layaknya pembuluh darah yang menonjol. Spider nevi ini sebaiknya tidak perlu dikhawatirkan karena seringkali akan segera menghilang segera setelah ibu mengalami proses persalinan.

Perubahan kulit terakhir yang akan dialami oleh ibu hamil adalah adanya varises vena yang disebabkan oleh adanya peningkatan volume darah secara signifikan selama proses kehamilan. Untuk mencegah varises vena ini, pakar kesehatan menyarankan ibu hamil untuk tidak berdiri dalam waktu yang lama dan tidak menyilangkan kaki tatkala duduk.