Pertolongan Pertama Pada Saat Terserang Stroke

DokterSehat.Com – Serangan stroke bisa datang kapan saja. Misalnya ditengah acara penting seperti acara keluarga, menghadiri rapat penting, dan sebagainya. Ingat, faktor resiko stroke adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi riwayat pernah mengalami stroke sebelumnya, merokok, diabetes, atau memiliki penyakit jantung, usia juga meningkatkan faktor resiko.



Gejala

  • Tiba-tiba lemas atau kaku diwajah, lengan, atau satu sisi tubuh.
  • Tiba-tiba pandangan kabur atau buram terutama pada satu sisi mata.
  • Tidak bisa bicara dan kesulitan memahami kata-kata orang lain.
  • Mendadak sakit kepala tanpa sebab yang jelas.
  • Pusing tidak stabil atau jatuh tiba-tiba.

Pertolongan pertama

Jangan dipindah-pindahkan ke tempat lain, karena akan percepat pecahnya pembuluh darah, dan janganlah sampai dia terjatuh lagi. Caranya adalah dengan mengeluarkan darah korban dengan menggunakan jarum yang telah dibakar atau disteril yang kemudian ditusukkan ke ujung setiap jari masing-masing sampai darahnya keluar± 1-2 tetes.

Kalau darahnya tidak keluar dapat diurut sampai keluar, sesudah itu korban akan sadar setelah beberapa menit kemudian. Jika korban mulutnya miring, tariklah kedua daun telinganya sampai merah dan langsung tusuk bagian bawah daun telinga dengan jarum steril sampai darah keluar ± 1-2 tetes. Setelah korban sadar dan mulutnya sudah pulih kembali, barulah dibawa ke dokter atau RS.

Biasanya orang yang terkena stroke pembuluh darahnya akan lebih cepat pecah karena goncangan dalam perjalanan ke RS atau dokter. Orang tersebut dapat tidak sadar kembali atau pingsan dan biasanya akan cacat atau lumpuh. (Kita harus ingat mengeluarkan darah dari jari orang yang terkena stroke, maka kita sudah bisa menolong orang tersebut dari penyakit stroke).