Pertolongan Pertama Mengatasi Sesak Napas pada Anak

Doktersehat.com – Sesak napas dapat terjadi pada setiap orang, termasuk anak-anak. Gangguan pernapasan ini dapat terjadi tiba-tiba. Gangguan sesak napas pada anak biasanya merupakan kelanjutan dari perjalanan penyakit yang memberat.
Sesak napas juga dapat disebabkan oleh gangguan pada paru dan saluran napas. Namun, dapat juga akibat kelainan jantung, darah, dan organ lainnya seperti ginjal.



Gejala dan Tanda
Anak yang mengalami sesak napas akan merasa gelisah, frekuensi napas lebih cepat daripada biasanya, tampak tarikan pada dinding bawah, bibir tampak kebiruan, disertai suara napas tambahan seperti mengi atau mengorok. Bila sudah parah, kesadaran anak akan menurun, kejang, dan mukanya membiru.

Untuk mendeteksi dini tanda-tanda sesak napas, orangtua sebaiknya rutin melakukan penghitungan kecepatan napas anak, mendengarkan suara napas tambahan, melihat kulit dan bibir anak, serta melihat tarikan napas pada dada anak. Sebaiknya dilihat apakah dadanya menjadi lebih cekung atau tidak.

Pertolongan pertama yang harus di lakukan untuk Mengatasi jika anak sesak napas:

1. Segeralah mencari tempat senyaman mungkin jika anak Anda sesak nafas. Bila perlu bawalah si kecil ke tempat tidur atau di ruangan manapun. Yang penting ruangan tersebut dapat membuat anak Anda beristirahat dengan tenang. Karena dengan suasana yang nyaman, hal ini dapat segera mengembalikan kondisi si kecil.

2. Jika Anda sudah mendapatkan tempat yang nyaman, maka segera posisikan anak Anda dengan keadaan duduk atau setengah duduk. Bila perlu sandarkan anak Anda ke bantal. Namun jangan pernah memposisikan anak Anda yang sesak nafas dengan posisi tidur. Karena hal ini justru akan menyumbat saluran pernafasannya dan membuat keadaan asma menjadi semakin parah.

Baca Juga:  Tips Mengajari Anak Tentang Pubertas

3. Yang terpenting Mengatasi jika anak sesak napas adalah jangan pernah merasa panik, ketika anak Anda mengalami sesak napas. Bila perlu ajaklah anak Anda berbicara untuk menenangkannya. Atau bisa juga dengan memberinya air minum hangat untuk menenangkannya. Sehingga ia menjadi terhibur dan segera pulih.

4. Longgarkan pakaiannya. Supaya ia tidak merasa sesak. Kemudian pijitlah daerah syaraf paru-paru yang terletak di atas jempol kaki. Atau lebih tepatnya di antara jempol dan jari telunjuk kaki. Namun cara memijitnya harus dengan pelan-pelan. Bila perlu, berikan bronkhodilator seperti salbutamol untuk meringankan sesaknya. Namun jika hal ini tidak membuat kondisi bayi anda menjadi lebih baik, maka segeralah bawa ke dokter untuk mendapatkan pertolongan yang lebih baik.

Jika anak Anda asma, belilah obat semacam pereda hirupan atau nebuliza. Apabila pertolongan pertama sudah dilakukan seperti di atas namun tidak ada kemajuan atau sering kambuh lagi, pergilah ke dokter untuk berkonsultasi.

Dari berbagai sumber