Pertolongan Pertama Mengatasi Sesak Napas pada Anak

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Doktersehat.com – Sesak napas dapat terjadi pada setiap orang, termasuk anak-anak. Gangguan pernapasan ini dapat terjadi tiba-tiba. Gangguan sesak napas pada anak biasanya merupakan kelanjutan dari perjalanan penyakit yang memberat.
Sesak napas juga dapat disebabkan oleh gangguan pada paru dan saluran napas. Namun, dapat juga akibat kelainan jantung, darah, dan organ lainnya seperti ginjal.

Gejala dan Tanda
Anak yang mengalami sesak napas akan merasa gelisah, frekuensi napas lebih cepat daripada biasanya, tampak tarikan pada dinding bawah, bibir tampak kebiruan, disertai suara napas tambahan seperti mengi atau mengorok. Bila sudah parah, kesadaran anak akan menurun, kejang, dan mukanya membiru.

Untuk mendeteksi dini tanda-tanda sesak napas, orangtua sebaiknya rutin melakukan penghitungan kecepatan napas anak, mendengarkan suara napas tambahan, melihat kulit dan bibir anak, serta melihat tarikan napas pada dada anak. Sebaiknya dilihat apakah dadanya menjadi lebih cekung atau tidak.

Pertolongan pertama yang harus di lakukan untuk Mengatasi jika anak sesak napas:

1. Segeralah mencari tempat senyaman mungkin jika anak Anda sesak nafas. Bila perlu bawalah si kecil ke tempat tidur atau di ruangan manapun. Yang penting ruangan tersebut dapat membuat anak Anda beristirahat dengan tenang. Karena dengan suasana yang nyaman, hal ini dapat segera mengembalikan kondisi si kecil.

2. Jika Anda sudah mendapatkan tempat yang nyaman, maka segera posisikan anak Anda dengan keadaan duduk atau setengah duduk. Bila perlu sandarkan anak Anda ke bantal. Namun jangan pernah memposisikan anak Anda yang sesak nafas dengan posisi tidur. Karena hal ini justru akan menyumbat saluran pernafasannya dan membuat keadaan asma menjadi semakin parah.

3. Yang terpenting Mengatasi jika anak sesak napas adalah jangan pernah merasa panik, ketika anak Anda mengalami sesak napas. Bila perlu ajaklah anak Anda berbicara untuk menenangkannya. Atau bisa juga dengan memberinya air minum hangat untuk menenangkannya. Sehingga ia menjadi terhibur dan segera pulih.

4. Longgarkan pakaiannya. Supaya ia tidak merasa sesak. Kemudian pijitlah daerah syaraf paru-paru yang terletak di atas jempol kaki. Atau lebih tepatnya di antara jempol dan jari telunjuk kaki. Namun cara memijitnya harus dengan pelan-pelan. Bila perlu, berikan bronkhodilator seperti salbutamol untuk meringankan sesaknya. Namun jika hal ini tidak membuat kondisi bayi anda menjadi lebih baik, maka segeralah bawa ke dokter untuk mendapatkan pertolongan yang lebih baik.

Jika anak Anda asma, belilah obat semacam pereda hirupan atau nebuliza. Apabila pertolongan pertama sudah dilakukan seperti di atas namun tidak ada kemajuan atau sering kambuh lagi, pergilah ke dokter untuk berkonsultasi.

Dari berbagai sumber

Print Friendly
facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Comments

  1. yeddi dana saputra

    permisi, saya ingin bertanya, saya punya penyakit sesak nafas sebelumnya, setelah saya periksakan ke dokter, ternyata hasil test rontgen pada paru-paru saya masih normal. Akan tetapi pada hasil rekam jantung ternyata saya mengalami “intraventricular conduction defect”. Kata dokter, itu kelainan genetis sejak lahir. Tidak bisa disembuhkan. Saya sempat diberi obat, tetapi tidak mendapatkan hasil yang signifikan. Saya masih sesak nafas. Akhirnya saya mencoba pengobatan alternatif. Sesak nafas saya hilang sementara, terkadang masih kambuh lagi. jadi saya sering ke pengobatan alternatif tersebut. Pertanyaan saya, langkah apa yang saya perlu lakukan, agar jantung saya ini normal ? terima kasih.

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    1. dr. Vanny Bernadus

      Salam Sejahtera,
      Ada baiknya anda periksakan ke dokter spesialis jantung Agar dapat terkontrol, karena dengan pengobatan alternatif Saja, anda tidak mengetahui kondisi jantung anda setelah diterapi. Dan biasanya kelainan genetic sulit untuk dikoreksi. Hindari aktivitas yg menyebabkan sesak napas anda kambuh. Trims

      Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

  2. nazimatul ulya

    siang dok, umur saya 18 tahun, saya mendapatkan sesak napas 2 tahun yang lalu, tetapi dulu tak begitu kali, sekarang makin parah, untuk bekerja saja tida bisa, berjalan sedikit pun sesak napas, trus kepala saya sering sakit mencengkram gitu dok, terus seluruh badan saya sakit semua, bagian tulang belakang sakit semua, mudah pusing, sering demam tapi hilang timbul, di bagian dada terasa sakit sekali, dan di bagian perut sering megalami sakit yang tak tertahan sakitnya,itu gmna dok?

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    1. dr. Vanny Bernadus

      kami sarankan langsung periksakan ke dokter untuk dspat ditangani segera. trims

      Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

Leave a Comment