Pertama Kali di Malaysia, Ibu Hamil Terinfeksi Virus Zika

DokterSehat.Com – Kasus penyebaran virus zika di Asia Tenggara mulai semakin mengkhawatirkan. Setelah pada awalnya muncul di Singapura, virus zika juga sudah mulai menyebar di Negara tetangganya, Malaysia. Otoritas Kesehatan Malaysia bahkan sudah melaporkan adanya kasus pertama kali infeksi virus zika pada Ibu Hamil yang tinggal di Negara bagian Johor, yang memang berbatasan dengan Singapura.

doktersehat-nyamuk-zika-travel-warning-Bali-Australia-chikungunya

Menteri Kesehatan Malaysia, Subramaniam Sathassivam menyebutkan jika wanita ini memang menjadi kasus ketiga orang yang terinfeksi virus zika di Negeri Jiran. Namun, ini adalah pertama kalinya virus zika menyerang wanita hamil. Wanita yang diketahui berusia 27 tahun ini tinggal di selatan Negara bagian Johor dan diketahui baru saja mengandung anak pertamanya selama 3 hingga 4 bulan.

Kasus ini tentu saja menjadi perbincangan hangat bagi masyarakat Malaysia. Memang, masih belum jelas bagaimana wanita ini tertular virus mengerikan ini. Namun, diketahui jika Ia pernah mengunjungi Singapura setengah tahun lalu dan suaminya kerap melakukan perjalanan dinas ke berbagai Negara sehingga besar kemungkinan penyebabnya adalah diantara dari dua hal tersebut.

Sebagaimana yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia, otoritas kesehatan dari Negeri Jiran juga sudah berupaya keras mencegah masuknya virus berbahaya ini dengan cara rutin melakukan skrining pada pengunjung dari luar negeri, khususnya dari Singapura yang memang sangat banyak mengingat cukup eratnya hubungan masyarakat kedua Negara. Tak hanya itu, seluruh masyarakat juga sudah diminta untuk mulai membersihkan rumahnya dan mulai mencegah air tergenang yang bisa menjadi sarang nyamuk Aedes, nyamuk yang diketahui bisa menjadi media penularan virus zika.

Di Singapura sendiri, virus zika diketahui sudah menyerang 283 orang per 6 September kemarin. Dua diantaranya bahkan dalam kondisi hamil dan dikhawatirkan beresiko besar melahirkan bayi dengan kondisi mikrosefali.