Perpaduan Herbal dan Kemoterapi Sebagai Langkah Penyembuhan Kanker

DokterSehat.com- Banyak perdebatan mengenai pengobatan herbal dalam menyembuhkan penyakit dibanding dengan pengobatan dalam dunia kedokteran. Terlebih lagi dengan banyaknya obat herbal yang belum diuji secara klinis. Pengobatan herbal bebasis ramuan tradisional yang berasal dari tumbuhan alami telah banyak digunakan sejak zaman dahulu. Khasiat obat ini telah dipercaya berdasarkan fakta empiris selama bertahun-tahun. Hal ini menjadi pemicu munculnya banyak penelitian terhadap berbagai macam tanaman untuk mengetahui kandungannya, serta bagaimana prosesnya dalam menyembuhkan penyakit.

10

Sebagaimana dalam pengobatan kanker yang dapat ditempuh dengan jalan medis maupun herbal. Kanker sebagai penyakit berbahaya dan mematikan tentunya diperlukan penanganan serius. Dua jenis Metode pengobatan dalam mengobati kanker memiliki konsekuensi sendiri. banyak ahli bedah tumor yang beranggapan bahwa pola pengobatan herbal tidak berpengaruh pada kesembuhan pasien. Sementara itu, obat kimia dianggap dapat berpotensi mengganggu kinerja obat antikanker yang sedang dikonsumsi.

Meski demikian saat ini kedua jenis pengobatan tersebut justru dapat dipadukan, yaitu dengan melakukan kemoterapi sekaligus pengobatan herbal. Pada berbagai jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai zat antikanker memiliki kandungan flavonoid yang bermanfaat untuk mengobati kanker. Flavonoid merupakan senyawa yang terdiri dari 15 atom karbon yang terdapat pada 2000 lebih jenis tumbuhan yang telah diidentifikasi. Flavonoid ini terbagi dalam tiga kelompok, yaitu antosianin, flavonol, dan flavon. Namun dalam setiap tumbuhan tersebut memiliki kadar flavonoid yang bervariasi, sehingga memiliki kombinasi dan kuantitas yang beragam untuk dimanfaatkan sebagai obat kanker.

Flavonoid memiliki penyebaran yang luas serta tingakt toksisitasnya yang rendah, memberikan keuntungan yang besar dalam tubuh. Zat ini mampu memodifikasi reaksi tubuh terhadap penyakit. Selain melawan kanker, flavonoid juga akan menekan peradangan atau inflamasi, mengontrol kadar gula dalam darah, melindungi tubuh dari serangan penyakit jantung, serta memperbaiki sistem imunitas (kekebalan) pada tubuh.

Baca Juga:  Bahaya Pengguna Ganja

Sementara itu fungsi flavonoid dalam kemoterapi adalah untuk meningkatkan kinerja kemoterapi dan menurunkan efek racun atau toksin pada proses kemoterapi. Kombinasi kedua jenis pengobatan ini memiliki peluang besar dalam membunuh kanker, karena pengobatan ini memiliki cara yang berbeda dengan fungsinya masing-masing. Kemoterapi akan membunuh sel kanker, namun tidak dapat mencegah penyebaran sel kanker ke organ lain. Sementara flavonoid akan mencegah penyebaran sel kanker, serta berfungsi untuk menekan adanya pertumbuhan pembuluh darah yang baru dan menekan terjadinya metastasis (penyebaran ke organ lain).

Dengan demikian, selain pengobatan medis, penting untuk dipertimbangkan konsumsi obat herbal untuk mengatasi penyakit kanker. Namun perlu diperhatikan, pengobatan harus dilakukan secara konsisten dan persisten untuk kesembuhan Anda.