Perlukah Vaksinasi DBD Andai Kita Sudah Pernah Terkena Penyakit Ini?

DokterSehat.Com – Dalam sepekan terakhir, dunia kesehatan Indonesia sedang menyambut adanya vaksin baru untuk mencegah penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang memang cukup sering menyerang masyarakat tanah air. Di musim hujan sekarang ini, DBD memang menjadi salah satu momok yang mengerikan sekaligus mematikan. Pakar kesehatan menyebutkan jika vaksin DBD ini memang masih diperuntukkan bagi anak-anak dengan usia 9 hingga 16 tahun dan diharapkan mereka tidak lagi terkena penyakit berbahaya ini. Namun, sebuah pertanyaan pun muncul, andai kita sudah pernah terkena penyakit DBD namun sudah sembuh, apakah vaksin ini masih diperlukan?

doktersehat-suntik-syringe-eutanasia-euthanasia-injeksi-injection-vaksin-palsu

Pakar kesehatan Professor Sri Rezeki Hadinegoro, Sp.A, menyebutkan jika siapapun, termasuk mereka yang sudah pernah terkena DBD berhak dan diperbolehkan untuk mendapatkan vaksin ini. Beliau menjelaskan jika virus DBD sendiri memiliki empat buah serotipe sehingga setiap orang bisa terkena DBD hingga empat kali mengingat setiap virus memiliki karakteristiknya sendiri-sendiri. Beruntung, DBD memang bisa muncul dengan gejala yang ringan sehingga penderitanya tidak harus sakit keras. Memang, vaksin yang muncul di Indonesia ini adalah vaksin yang diperuntukkan bagi penyakit DBD yang disertai dengan demam yang berat. Namun, mengingat kita tidak bisa memilih apakah akan terkena DBD dalam level yang ringan atau yang berat, maka ada baiknya memang kita menjaga diri dengan mendapatkan vaksin ini untuk melindungi tubuh dari semua tipe virus DBD.

Yang menarik adalah, Professor Sri justru menyebutkan jika andai seseorang yang sudah terkena DBD menggunakan vaksin ini, efek kemanjuran vaksin ini justru lebih tinggi.

Vaksin yang dibuat oleh Sanofi Pasteur ini sudah melakukan pengujian di berbagai Negara dan bahkan dari sebuah penelitian yang dilakukan pada 30 ribu orang dari Asia dan Amerika Latin, diketahui bahwa vaksin ini bisa menurunkan angka infeksi DBD hingga 65 persen, angka perawatan inap di rumah sakit hingga 80 persen, dan kasus DBD level berat menurun hingga 92 persen. Dengan adanya perlindungan maksimal dari penyakit DBD ini,apakah anda masih ragu untuk mendapatkan vaksin DBD?