Perlukah Memakai Pemurni Air Untuk Air Ledeng?

DokterSehat.Com – Air tanah yang kerap digunakan sebagai sumber air bagi masyarakat umum kini telah banyak tercemar oleh berbagai polusi. Disamping dikarenakan banyaknya sumber polusi tanah yang berasal dari septic tank, kebiasaan masyarakat yang bisa membuang banyak limbah dan kotoran di tanah atau sumber air ternyata menjadi penyebab semakin banyak orang meninggalkan air sumur sebagai sumber airnya. Jika anda jeli, kebanyakan masyarakat kota kini lebih mengandalkan air ledeng untuk bersih-bersih dan air botolan untuk minum. Bahkan, kini banyak orang yang membeli pemurni air agar air ledeng bisa dikonsumsi secara aman untuk tubuh.

19739416276_1b499745fa_k

Pemurni air bisa kita lihat di depot air minum isi ulang. Memang, pembuat pemurni air mengklaim jika air yang dihasilkan akan terjamin kebersihan dan kejernihannya untuk diminum. Sayangnya, hampir semua pemurni air ternyata memakai kandungan klorin dan kloramin sebagai salah satu bagian pembersih airnya. Klorin digunakan oleh pemurni air sebagai pembersih berbagai mikroorganisme yang dianggap tidak baik jika terminum bersama air. Selain itu, kandungan kloramin bisa membunuh berbagai bakteri pada air sehingga air bisa menjadi lebih aman diminum. Sayangnya, kedua zat kimia ini akan terlarut pada air yang dimurnikan dan jika sering dikonsumsi, maka tubuh pun bisa mendapatkan resiko terkena kanker pada kandung kemih, gangguan pada sistem saraf, hati, ginjal, hingga masalah reproduksi. Selain klorin dan kloramin, pemurni air juga memakai flouride yang bisa menyebabkan masalah bagi organ-organ penting dalam tubuh.

Pemurni air juga bisa jadi memakai bahan-bahan yang sama dengan bahan pestisida yang membunuh berbagai hama. Air minum yang dimurnikan bisa jadi akan memiliki kandungan mineral berat layaknya timah, asbestos, atau bahkan pestisida. Andai kita ingin membeli pemurni air kita sendiri, maka kita harus pastikan bahwa pemurni air ini memakai sistem remineralisasi yang bisa mengembalikan banyak mineral baik pada air dan memakai pemurni dengan empat tahapan khusus sehingga berbagai kandungan berbahaya layaknya klorin, timah, asbestos, bakteri, cacing, hingga kista bisa dihapus dari air minum kita. Selain itu pastikan bahwa pemurni air juga memiliki sistem karbon berkualitas sehingga mampu menyaring berbagai zat-zat berbahaya yang terlarut dalam air dan meninggalkan air bersih yang akan baik untuk tubuh kita.