Perlukah Baby Walker Untuk Membantu Anak Belajar Berjalan?

DokterSehat.ComBaby walker adalah peralatan yang disiapkan oleh orangtua tatkala buah hatinya terlihat ingin segera berjalan. Dengan adanya baby walker ini, diharapkan bayi bisa mulai berlatih menapakkan kaki meskipun sebenarnya Ia dalam kondisi duduk. Sebuah pertanyaan pun muncul, apakah baby walker ini akan cukup efektif dalam membantu proses belajar berjalan bayi?

doktersehat-anak-berlatih-berjalan-berdiri

Pakar kesehatan anak dari RSUD dr. Soetomo Surabaya bernama dr. Meta Hanindita, SpA justru tidak menyarankan penggunaan baby walker bagi bayi yang ingin belajar berjalan. Menurut beliau, penggunaan alat ini justru akan membuat proses belajar berjalan menjadi terhambat. Dengan menggunakan baby walker, maka otot bayi yang mengalami penguatan justru bukan yang dibutuhkan untuk berjalan kaki, dimana tungkai bawah menjadi lebih kuat, namun tungkai bagian atas atau paha dan juga pinggul justru tidak akan terlatih. Padahal, kedua bagian tersebut memiliki peran besar dalam proses berjalan anak.

Selain tidak akan membuat paha dan pinggul terlatih, penggunaan baby walker juga akan membuat bayi tidak belajar untuk menyeimbangkan tubuh. Jika kita teliti, saat menggunakan baby walker ini, bayi justru lebih kerap menggunakan ujung kaki untuk bergerak, bukannya telapak kakinya. Hal ini ternyata bisa membuat otot-otot menjadi lebih tegang.

Lantas, andai kita sudah terlanjur membeli baby walker, apakah peralatan ini akan menjadi percuma? Tidak juga, baby walker ini bisa berguna sebagai mainan dorongan yang bisa membantunya berjalan. Hanya saja orang tua juga harus berhati-hati karena peralatan ini bisa bergerak saat didorong sehingga dikhawatirkan akan membuat bayi terjatuh. Gunakan saat anak sudah bisa mulai berjalan dengan seimbang sehingga dengan mendorong baby walker, Ia pun terlatih untuk berjalan dengan jarak yang cukup jauh.

Untuk membuat anak cepat dalam belajar berjalan, dr. Meta sangat menyarankan orang tua untuk tidak membiasakan menggendong anak karena bisa membuatnya malas belajar melangkahkan kaki. Biarkan anak asyik bermain di lantai atau mulai berdiri dengan memegang tembok dan kursi. Dengan cara ini, anak justru akan lebih cepat untuk belajar berjalan.