PERKI: Berantas Obesitas, Kurangi Konsumsi Gula dan Garam

DokterSehat.Com – Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, penderita obesitas di Indonesia mencapai 32,9 persen bagi kaum wanita dan 19,7 persen bagi kaum pria. Angka ini meningkat tajam jika dibandingkan dengan data yang dikeluarkan pada tahun 2010 sehingga pakar kesehatan pun mulai memperingatkan bahaya obesitas di Indonesia.

doktersehat-gemuk-gendut-obesitas

Ketua Perhimupnan Kardiovaskular Indonesia atau PERKI bernama Ismoyo Muyu berkata bahwa semakin meningkatnya angka penderita obesitas di tanah air, dan ditambah sudah cukup tingginya penderita hipertensi di tanah air membuat banyak orang di Indonesia memiliki resiko tinggi terkena penyakit jantung dan masalah kardiovaskular lainnya. Untuk mencegahnya, ada baiknya masyarakat mulai lebih baik dalam mengendalikan tekanan darahnya dan menjaga berat badannya agar tetap ideal. Salah satu cara yang bisa ditempuh adalah mulai membatasi asupan gula dan garam setiap hari. Selain itu, Muyu juga menyarankan kita untuk memperbaiki pola makan yang seimbang dengan lebih banyak mengkonsumsi ikan laut, sayuran, dan produk susu rendah lemak, serta mengurangi konsumsi daging merah, minuman bersoda, dan minuman kemasan yang kaya akan kandungan gula.

Pakar kesehatan Ario Soeryo Kuncoro dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia menyebutkan jika obesitas memiliki pengaruh besar pada struktur kardiovaskular sehingga bisa mengganggu fungsinya. Seseorang yang mengalami kelebihan berat badan akan mengalami perubahan struktural pada dinding otot jantung yang bisa membuat aliran darah tersumbat dan pada akhirnya bisa memicu gagal jantung, penyakit jantung koroner, fibrilasi atrial, hingga kematian mendadak. Sebagai informasi, setip tahunnya di dunia ada 17,5 juta orang yang meninggal akibat dari masalah jantung ini dan banyak diantaranya disebabkan karena masalah obesitas.

Baca Juga:  Membedakan Kesemutan Yang Disebabkan Oleh Gangguan Saraf dan Rematik

Dengan adanya berbagai fakta ini, ada baiknya kita mulai menurunkan asupan gula dan garam demi berat badan yang ideal dan menurunnya resiko terkena penyakit-penyakit berbahaya yang diawali dari masalah obesitas.