Perkembangan Janin 7 Bulan: Timbul Sesak Napas dan Kram

Doktersehat - Perkembangan Janin 7 Bulan
Photo Credit: Flickr.com/Diego Britez.

DokterSehat.Com– Memasuki usia 7 bulan perkembangan janin sudah mendekati sempurna. Pada awal masa hamil 7 bulan janin Anda bisa berbobot lebih dari 1 kilogram dengan panjang sekitar 38,6-39 cm. Pada trimester terakhir ini, janin akan menjadi sangat aktif. Pergerakan ini juga bermanfaat untuk mendeteksi apakah bayi Anda sehat atau tidak.

Berbeda dengan saat hamil 6 bulan, kebutuhan nutrisi janin pada masa ini mencapai titik puncaknya sehingga ibu harus mengonsumsi cukup makanan bergizi yang mengandung kalsium, protein, asam folat, zat besi, dan vitamin.

Perkembangan Janin

Pentingnya pemantauan secara rutin kondisi janin untuk melihat apakah janin yang ada di dalam kandungan berkembang sesuai dengan usia kehamilan atau tidak. Berikut ini perkembangan janin yang harus diketahui oleh ibu hamil saat usia kandungannya memasuki usia 7 bulan, di antaranya:

  • Kemampuannya mengisap makin berkembang. Janin bisa jadi sering mengisap jempolnya sendiri.
  • Paru-parunya berkembang pesat. Janin baru akan bernapas setelah mencapai usia 36 bulan.
  • Sumsum tulangnya telah mengambil alih kerja hati untuk memproduksi sel-sel darah merah.
  • Ukuran kepala telah proporsional dengan ukuran tubuhnya.
  • Rambut di bagian kepala mulai tumbuh semakin lebat dibandingkan sebelumnya.
  • Alat kelamin janin sudah mulai terlihat, namun belum bisa dipastikan dengan jelas.
  • Kepala bayi umumnya sudah berada di bawah dalam posisi siap lahir.
  • Tempurung kepala dan tulang-tulangnya mengeras seiring dengan berkembangnya otak, paru-paru, dan otot.
  • Kulit bayi dari hari ke hari akan makin tampak mulus. Lunago pada tubuhnya lama-kelamaan mulai menghilang.

Perubahan yang Terjadi pada Tubuh

Salah satu perubahan yang bisa dirasakan saat memasuki usia kehamilan 7 bulan adalah kesulitan bernapas karena rahim yang menekan dan meningkatnya bobot janin. Namun kondisi ini akan mereda ketika bayi telah berada pada posisi siap lahir dengan kepala di bawah.

Selain itu, sebagian wanita hamil juga sering merasa kram terutama di malam hari. Kondisi-kondisi ini membuat tidak nyaman dan menimbulkan kondisi sering sulit tidur. Hal ini menjadi salah satu faktor kenapa Anda bisa merasa lebih sering lelah. Jika Anda mengalami insomnia yang dirasa sangat mengganggu, sebaiknya konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Berikut ini adalah beberapa perubahan lain yang bisa dialami oleh ibu hamil 7 bulan, di antaranya:

  • Tubuh akan memproduksi bermacam hormon yang dapat menyebabkan sendi menjadi longgar. Kondisi ini menyebabkan kaki menjadi lebih besar sehingga Anda mungkin perlu mengganti sepatu menjadi 1 ukuran lebih besar.
  • Uterus semakin membesar membuat ibu hamil merasakan sakit punggung dan cepat menjadi pegal. Agar sakit punggung tidak semakin parah ibu hamil disarankan untuk tidak duduk terlalu lama dan jangan memakai sepatu berhak tinggi yang membuat kondisi punggung pegal semakin parah.
  • Kelenjar payudara mulai memproduksi air susu ibu (ASI)
  • Kaki bengkak saat hamil dapat menimbulkan varises.

Apa Saja yang Harus Dilakukan Ibu Hamil 7 Bulan?

Pemeriksaan yang dilakukan saat usia kandungan memasuki usia 7 bulan bertujuan untuk mengetahui posisi dari janin di dalam rahim. Biasanya janin memiliki posisi yang berubah-ubah, kadang posisinya bagus dan normal, namun kadang posisinya sungsang.

Hal itu dikarenakan kepala janin belum masuk ke dalam panggul. Jika sudah masuk ke dalam panggul, posisi janin pun tidak akan berubah-ubah hanya tinggal menunggu pecah ketuban saja.

Segera periksakan kandungan ke dokter jika Anda mengalami kondisi berikut:

  • Gatal parah. Gatal yang melampaui batas wajar dapat menjadi gejala gangguan hati yang jarang terjadi, yaitu kolestasis obstetri.
  • Preeklampsia atau tekanan darah tinggi saat hamil. Tingginya kadar protein dalam urine dan tekanan darah yang tinggi adalah tanda preeklamsia. Kondisi ini dapat mengancam nyawa jika dibiarkan berkembang.

Sementara itu, konstipasi adalah salah satu gangguan umum yang bisa terjadi pada usia kehamilan 7 bulan. Jika gangguan ini Anda alami, berikut adalah beberapa tips untuk mencegahnya:

  • Konsumsi cukup air mineral, setidaknya 10-12 gelas sehari.
  • Konsumsi banyak sayur dan buah yang kaya serat.
  • Batasi konsumsi suplemen zat besi.
  • Batasi konsumsi obat pencahar untuk mengatasi konstipasi.
  • Olahraga teratur setidaknya seminggu tiga kali dapat membantu melancarkan buang air besar.

Meski proses persalinan akan dilakukan 2 bulan kemudian, tak ada salahnya Anda mulai mempersiapkan segala kebutuhan yang akan di bawa ke rumah sakit. Konsultasi dengan dokter atau mereka yang telah lebih dulu menjalani proses ini agar Anda lebih siap menghadapinya.

ikuti-kontes-sehatitubaik-menangkan-berbagai-hadiah-menarik