Perhatikan Hal Berikut Sebelum Meminum Obat Pencahar

DokterSehat.Com – Konstipasi atau susah buang air besar banyak dialami oleh masyarakat modern akibat konsumsi makanan yang kurang serat. Akibatnya memberikan ketidaknyamanan ketika  sedang beraktivitas. Bagaimana tidak, kita merasa perut ingin sekali buang air besar, namun setelah kita datang ke toilet, yang terjadi justru buang air besar tidak bisa dilakukan sehingga tubuh pun terasa berat dan tidak nyaman. Beberapa orang berusaha mengatasi sembelit dengan cara mengkonsumsi obat pencahar sehingga kotoran pun bisa dibuang dengan tuntas. Sayangnya, banyak masyarakat yang asal mengkonsumsi obat pencahar tanpa melihat efek samping atau bahkan fungsinya dengan teliti.



Tahukah anda, obat pencahar sendiri memiliki beberapa jenis yang memiliki fungsi berbeda-beda? Obat pencahar ternyata terdiri dari obat pencahar stimulan, obat pencahar yang mampu membentuk tinja, dan juga obat pencahar osmotik. Obat pencahar jenis stimulan sendiri adalah obat yang mampu membantu otot pada area saluran pencernaan dalam melakukan buang air besar. Otot pun bisa mendorong kotoran untuk bisa dibuang melalui anus dengan lebih mudah. Obat pencahar lain adalah pembentuk tinja yang mampu membuat tinja menjadi lebih lunak sehingga bisa dibuang dengan lebih mudah. Selain itu, ada obat pencahar osmotik juga bisa membuat usus meningkatkan cairan sehingga membuat tinja lebih mudah untuk dibuang.

Obat pencahar bisa ditemui dalam bentuk serbuk atau bahkan tablet. Hanya saja, anda harus memperhatikan aturan minum terlebih dahulu. Sebagai contoh, obat pencahar kebanyakan hanya boleh diminum saat pagi atau menjelang tidur, meskipun tentu ada pengecualian untuk beberapa jenis obat yang bisa diminum kapan saja. Obat pencahar dalam jenis osmotik juga bisa memicu tubuh mengalami dehidrasi sehingga jika kita mengkonsumsi obat ini, maka anda juga harus menambah konsumsi air minum untuk mengimbangi cairan tubuh. Selain itu, jangan meminum obat pencahar dalam jumlah yang lebih besar atau terlalu banyak karena bisa jadi anda terkena diare.

Baca Juga:  MENDENGKUR - BUKAN HUMOR, JANGAN PUTUS ASA

Beberapa orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu juga bisa mengalami masalah jika mengkonsumsi obat pencahar. Sebagai contoh, ibu menyusui jelas tidak diperkenankan untuk mengkonsumsi obat ini karena bisa membuat ASI menjadi kurang baik bagi bayi dan jika anda memiliki diabetes, mengalami gangguan hati dan ginjal, maka konsumsi obat pencahar bisa memberikan masalah kesehatan bagi tubuh.