Apa Sebenarnya Perbedaan Tumor dan Kanker ?

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

DokterSehat.com – Sering kita mendengar istilah kanker dan tumor tetapi hanya sedikit orang saja yang benar-benar memahami apa perbedaan tumor dan kanker itu. DokterSehat akan mencoba membantu memberikan sedikit penjelasan masalah ini untuk mencegah kesalah pahaman dan kesalahan dalam penggunaan kata.

Tumor sebenarnya adalah pembengkakkan yang disebabkan oleh adanya inflamasi atau peradangan dan pertumbuhan jaringan yang abnormal di dalam tubuh. Tipe tumor berdasarkan pertumbuhannya dapat dibedakan menjadi tumor ganas (malignant tumor) dan tumor jinak (benign tumor).

Nah, tumor ganas ini sering juga disebut dengan bersifat Kanker. Tetapi kemungkinan tumor jinak menjadi ganas bisa saja tapi sangat jarang terjadi, biasanya pada Tumor yang sudah terlalu lama dan besar. Misalnya Fam (Fibroadenoma mamma), tumor jinak payudara bila dibiarkan bertahun-tahun ada yang berubah jadi ganas, ini dikenal sebagai Progressi, persentase kemungkinannya kira-kira hanya 0,5 % -1% saja.

Ketika seseorang bertambah usia, mereka akan mengakumulasi berbagai mutasi di dalam DNA-nya. Ini berarti prevalensi terjadinya tumor semakin meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Pada kasus dimana seseorang yang lebih tua menderita tumor, maka besar kemungkinannya bahwa itu adalah tumor yang ganas. Sebagai contoh, jika perempuan berumur 20 tahun memiliki tumor di payudaranya, maka tumor itu kemungkinannya adalah tumor jinak. Namun, jika perempuan berusia 70 tahun memiliki tumor payudara, maka tumor itu kemungkinannya adalah tumor ganas.

Tumor disebabkan oleh mutasi DNA di dalam sel. Akumulasi dari mutasi-mutasi tersebut menyebabkan munculnya tumor. Sebenarnya sel kita memiliki mekanisme perbaikan DNA (DNA repair) dan mekanisme lainnya yang menyebabkan sel merusak dirinya dengan apoptosis jika kerusakan DNA sudah terlalu berat. Apoptosis adalah proses aktif kematian sel yang ditandai dengan pembelahan DNA kromosom, kondensasi kromatin, serta fragmentasi nukleus dan sel itu sendiri. Mutasi yang menekan gen untuk mekanisme tersebut biasanya dapat memicu terjadinya kanker.

Kanker sendiri sebenarnya adalah istilah untuk segolongan penyakit yang ditandai dengan pembelahan sel yang tidak terkendali dan kemampuan sel-sel tersebut untuk menyerang jaringan biologis lainnya, baik dengan pertumbuhan langsung di jaringan yang bersebelahan (invasi) atau dengan migrasi sel ke tempat yang jauh (metastasis). Pertumbuhan yang tidak terkendali tersebut disebabkan kerusakan DNA, dan bahkan menyebabkan mutasi di gen vital yang mengontrol pembelahan sel. Beberapa buah mutasi mungkin dibutuhkan untuk mengubah sel normal menjadi sel kanker. Mutasi-mutasi tersebut sering diakibatkan agen kimia maupun fisik yang disebut karsinogen. Mutasi dapat terjadi secara spontan (diperoleh) ataupun diwariskan (mutasi germline).

Hal ini sangat berbeda dengan benign tumor (tumor jinak) yang tidak menyerang jaringan di sekitarnya dan tidak membentuk metastase, tapi secara lokal dapat bertumbuh menjadi besar. Biasanya benign tumor tidak muncul lagi setelah dilakukan operasi pengangkatan tumor.

Yang perlu diperhatikan disini bila tak terawat, kebanyakan kanker menyebabkan kematian; kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di negara berkembang. Kebanyakan kanker dapat dirawat dan banyak disembuhkan, terutama bila perawatan dimulai sejak awal. Banyak bentuk kanker berhubungan dengan faktor lingkungan yang sebenarnya bisa dihindari. Merokok tembakau dapat menyebabkan banyak kanker dari faktor lingkungan lainnya. Oleh karena itu sebisa mungkin hindari merokok ! Sangat tidak baik untuk kesehatan.

Print Friendly
facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Comments

  1. LoyaltyWulan

    Saya baru baru ini membaca di google jika kepala sering mengalami pusing saat bangun tidur ,mual ,pandangan kabur, dan kaki terasa ngilu pegal2..itu adalah ciri2 tumor otak..apakah benar?

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    1. dr. nellyn angela

      Selamat pagi,

      Apabila terdapat sakit kepala yang bersifat kronis maka kecurigaan bisa saja diarahkan ke salah satu diagnosa kanker otak. Sedang gejala lain yang mungkin muncul adalah gangguan pengelihatan, pendengaran, gangguan gerak sampai keseimbangan bergantung kepada letak tumor yang menyebabkan desakan pada otak daerah tersebut.

      Namun untuk memastikan diagnosa tetap dibutuhkan pemeriksaan penunjang seperti ct scan/ mri, dsb, karena gejala sakit kepala kronis itu sendiri bisa disebabkan oleh hal lainnya juga selain kanker otak.

      Semoga bermanfaat
      Trims

      Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

  2. dr jen rony

    Menghilangkan gejala tumor harus dihisap bagian penisnya untuk merangsang kepala

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

  3. Pingback: Bengcu Menggugat Karena Pst Wenas Membual tentang Unair Medical Journal, November 1999 | Bengcu Menggugat

  4. Pingback: Apa perbedaan Kanker dan Tumor? | Jerry's Personal Blog

  5. Pingback: Philips Joeng Menipu Tentang Unair Medical Journal | Bengcu Menggugat

Leave a Comment