Perbedaan Kanker Payudara dan Tumor Payudara

DokterSehat.Com – Area payudara adalah bagian tubuh manusia yang cukup rentan terkena penyakit berbahaya. Tercatat, setidaknya bagian tubuh ini bisa terkena masalah kanker payudara atau tumor payudara. Jika kita merasakan adanya benjolan atau bahkan rasa panik pada payudara, maka banyak wanita yang langsung khawatir akan munculnya penyakit-penyakit berbahaya ini. Lantas, apakah ada cara mendeteksi kedua penyakit ini dengan tepat?

doktersehat-tanda-serangan-jantung

Pakar kesehatan menyebutkan jika benjolan di payudara tidak selau menjadi tanda adanya penyakit kanker payudara yang sangat mematikan. Bisa jadi, benjolan ini adalah tumor pada payudara yang cenderung jinak dan bisa diangkat melalui operasi. Secara umum, benjolan pada tumor akan terasa lebih lunak sebagaimana menurut pakar kesehatan Onkologi bernama Walta Gautama. Selain lebih lunak, benjolan ini bisa saja berpindah-pindah. Sebaliknya, benjolan payudara yang menandakan adanya kanker yang berbahaya akan cenderung terasa sakit apabila ditekan dan lebih keras. Selain itu, kanker payudara juga bisa ditandai dengan adanya perubahan bentuk pada putingnya, baik itu yang disebabkan karena pembengkakan, iritasi, hingga gatal-gatal dan kemerahan.

Walta Gautama juga menyebutkan jika gejala-gejala kanker payudara ini harus diperiksakan secara lebih lanjut agar tidak berlanjut menjadi masalah kesehatan yang jauh lebih berbahaya dan beresiko mematikan. Beliau berkata jika jika kanker payudara stadium 1 bisa dilihat dari tanda adanya benjolan dengan ukuran sekitar 2 cm. Jika pada stadium ini kanker sudah diperiksakan ke dokter dan diobati, maka kemungkinan kesembuhannya bisa mencapai 100 persen. Sementara itu, jika kanker ini ternyata sudah mencapai stadium 2, maka kemungkinan kesembuhannya pun lebih menurun.

Melihat adanya fakta ini, setiap kali kita merasakan ada yang aneh layaknya benjolan pada payudara, maka segeralah periksakan hal ini ke dokter sehingga jika ternyata ini adalah tanda dari adanya kanker berbahaya, maka kemungkinan untuk disembuhkannya akan lebih besar.