Perawatan Alami di Rumah (Home Remedy) untuk Nyeri Kepala

DokterSehat.Com – Di era modern dimana efektifitas bekerja dan efisiensi waktu diperlukan, nyeri kepala merupakan masalah yang sangat mengganggu. Selain menimbulkan rasa yang tidak nyaman, nyeri kepala juga menghambat dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan. Stress, makanan, dan minuman, seperti kopi dan alkohol,  dapat menghambat aliran darah ke otak dan menyebabkan ketegangan otot yang berlebih.  Aliran darah yang terhambat serta otot yang tegang memicu lepasnya zat-zat kimia yang merangsang rasa nyeri di kepala.

shutterstock_238107721 copy

Nyeri kepala sendiri sifatnya beragam, ada yang seperti diikat, ada pula yang berdenyut. Namun, apapun bentuk nyeri kepalanya, hal-hal berikut dapat dilakukan untuk mengurangi frekuensi dan intensitas nyeri kepala:

  1. Magnesium
    Konsumsi 200-600 mg magnesium sehari dapat mengurangi frekuensi serangan nyeri kepala. Magnesium terkandung dalam makanan sehari-hari, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran hijau, susu, dan daging. Selain itu, suplemen magnesium juga tersedia serta tergolong aman, murah, dan mudah didapat.
  2. Makanan bebas gluten
    Gluten adalah suatu jenis protein yang terdapat pada gandum dan tepung. Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang memiliki hipersensitivitas terhadap gluten seringkali menunjukkan gejala nyeri kepala, di samping nyeri perut, mual atau kembung. Bila Anda memiliki alergi atau hipersensitivitas terhadap gluten, cobalah untuk menghentikan konsumsi makanan yang mengandung gluten selama tiga minggu. Makanan yang mengandung gluten antara lain sereal, roti, mi, biskuit, dan pasta. Setelah tiga minggu, mulailah konsumsi makanan mengandung gluten secara bertahap. Perhatikan berapa ‘banyak’ gluten yang dapat Anda konsumsi tanpa menyebabkan nyeri kepala karena sebenarnya hanya 1% populasi yang benar-benar harus menghindari gluten.
  3. Minyak aromaterapi
    Aromaterapi dapat memberikan efek yang menenangkan dan menyegarkan untuk meredakan gejala nyeri kepala. Minyak peppermint memberikan efek dingin yang tahan lama pada kulit dan menstimulasi peningkatan aliran darah kulit di dahi serta merelaksasi otot. Sedangkan minyak lavender biasa digunakan sebagai mood stabilizer, sedatif, dan efektif untuk migrain. Kombinasikan beberapa tetes minyak peppermint dan lavender dengan satu sendok teh minyak kelapa atau larutkan dan oleskan di sekitar dahi, pelipis, dan belakang leher Anda.
  4. Massage
    Massage dapat mengurangi stres oksidatif di dalam tubuh, seperti antioksidan. Pijatan di area spinal atau tulang belakang membantu meringankan stres. Penelitian menunjukkan bahwa masase mampu mengurangi rasa tegang dan nyeri kepala.
  5. Rempah-rempah
    Feverfew mengurangi frekuensi migrain dan gejala nyeri kepala lainnya, seperti nyeri itu sendiri, mual, muntah, dan sensitifitas terhadap cahaya dan suara. Cobalah suplemen organik yang mengandung feverfew. Butterbur adalah rempah yang mengurangi reaksi inflamasi yang disebabkan oleh zat-zat kimia yang memicu nyeri kepala, terutama migrain. Selain itu, ia juga dapat berperan sebagai beta bloker, yang memperlancar aliran darah menuju otak. Konsumsi butterbur sebanyak 75 miligram sebanyak dua kali sehari dapat memberikan efek terbaik dalam mengurangi nyeri kepala.
  6. Vitamin B komplek
    Vitamin B dibutuhkan oleh tubuh untuk membentuk neurotransmiter, seperti serotonin, yang mungkin berkurang pada orang-orang yang menderita migrain.Konsumsi vitamin B komplek sekali sehari dapat memberikan manfaaat mengurangi nyeri kepala.
  7. Cegah dehidrasi
    Dehidrasi yang merupakan efek samping dari terlalu banyak minum kopi, minum minuman manis, dan alkohol dapat menyebabkan nyeri kepala hebat. Sebagian besar penduduk Amerika tidak minum cukup air yang dapat mengurangi gejala nyeri kepala. Jadi, pastikan Anda minum 9-12 gelas air mineral per hari dan makan buah-buahan serta sayur yang mengandung banyak air.
  8. Berendam air hangat
    Mandi menggunakan air hangat tidak hanya membersihkan tubuh Anda, tapi juga membantu tubuh untuk melepaskan bahan-bahan yang dapat menyebabkan Anda sakit. Untuk membawa bahan-bahan tersebut ke permukaan kulit, berendamlah dengan air hangat, sejalan dengan makin dinginnya air, bahan-bahan berbahaya tersebut dilepaskan oleh tubuh melalui pori-pori. Selain itu, air hangat akan membantu untuk merelaksasi otot-otot yang tegang, terutama otot-otot di sekitar leher dan kepala yang menyebabkan nyeri kepala. Hal ini telah dibuktikan di berbagai jurnal penelitian. Apabila berendam tidak memungkinkan, mandi air hangat dapat dilakukan dan tetap memberikan efek yang sama.
  9. Stretching & bergerak
    Berada dalam satu posisi dalam waktu lama, seperti duduk di bangku Anda atau saat bekerja menggunakan komputer, dapat menyebabkan ketegangan tubuh dan nyeri kepala. Beristirahatlah tiap 30-60 menit, lakukan stretching dengan menggerakkan kepala dan leher secara melingkar. Hal ini dapat mengurangi stess dan mencegah nyeri kepala.
  10. Cabai rawit
    Cabai rawit dapat menstimulasi sirkulasi tubuh Anda dan mengurangi nyeri kepala Anda. Kandungan capsaicin yang terdapat di dalamnya, bila diaplikasikan secara topikal, dapat mengurangi gejala nyeri kepala dan merelaksasi otot.