Perawatan Alami di Rumah (Home Remedy) untuk Dismenore/ Nyeri Haid

DokterSehat.Com – Salah satu hal yang paling mengganggu bagi wanita usia muda, selain jerawat, adalah dismenore. Dismenore merupakan istilah untuk nyeri seperti kram saat menstruasi. Dismenore dapat terjadi dengan atau tanpa penyakit yang mendasari di samping menstruasi. Dismenore umumnya terjadi pada masa-masa awal menstruasi dan berlangsung pada hari pertama hingga hari ketiga. Nyeri perut akibat dismenore memiliki lokasi yang khas yaitu di bagian perut bawah dan dapat menjalar hingga punggung dan paha.

doktersehat-sakit-perut-mulas-Infeksi-Saluran-Kemih -isk

Adanya dismenore kadang mengganggu produktifitas wanita muda, menyebabkan rasa malas dan kesakitan hingga terjadi penurunan kesadaran. Beberapa hal berikut dapat dilakukan untuk mengurangi gejala dismenore sehingga Anda dapat beraktifitas seperti biasa:

  1. Kompres hangat
    Sudah menjadi rahasia umum bahwa kompres hangat dapat merelaksasi otot dan mengurangi nyeri, seperti pada dismenore dimana penyebab utama nyerinya adalah kontraksi otot. Masukkan air hangat ke dalam botol atau gunakan handuk yang telah direndam air hangat, kemudian kompres di perut dalam posisi tubuh yang nyaman. Lakukan selama 15 menit, atau selama yang Anda butuhkan. Bila perlu, silakan diulangi.
  2. Teh hangat
    Teh hangat, yang mengandung chamomile maupun jahe, merupakan pilihan yang tepat untuk mengurangi nyeri akibat dismenore. Chamomile memiliki efek antiinflamasi dan mampu merelaksasi otot polos, mengendurkan kontraksi, dan mengurangi kram serta spasme. Sedangkan jahe mengandung zat kimia gingerol dan shogaol yang dapat merelaksasi otot polos dan mampu mengurangi kram perut.
  3. Olahraga
    Rasa nyeri akibat dismenore menyebabkan Anda malas beraktivitas. Tapi tahukah Anda bahwa olahraga dapat mengurangi nyeri? Olahraga ringan seperti jalan cepat dan olahraga aerobik lain memicu tubuh untuk memompa lebih banyak darah. Hal ini membantu tubuh untuk melepaskan endorfin yang akan bekerja melawan prostaglandin dan mengurangi nyeri. Apabila Anda sering mengalami dismenore, olahraga merupakan salah satu cara yang tepat untuk mencegahnya.
  4. Vitamin D
    Konsumsi vitamin D secara teratur penting untuk mencegah nyeri perut akibat dismenore. Sebuah penelitian menemukan bahwa vitamin D3 dosis tinggi dapat mengurangi nyeri akibat dismenore sebanyak 41%.
  5. Akupunktur
    Pengobatan tradisional Cina, akupunktur, telah diteliti di Universitas Kyung Hee Korea Selatan, mampu mengurangi nyeri lebih baik dibandingkan dengan kontrol menggunakan plasebo.

Dan yang tidak kalah penting, apabila Anda sering mengalami dismenore, selalu sediakan obat antinyeri, misalnya parasetamol atau asam mefenamat. Bila nyeri tidak berkurang dengan cara-cara di atas, segera minum obat, sesuai dosis yang dibutuhkan (bisa dibaca di label obat atau tanyakan pada apoteker/ dokter Anda), dan hentikan konsumsi obat setelah nyeri menghilang untuk mencegah efek yang tidak diinginkan.