Peran Asam Folat dalam Kehamilan

DokterSehat.com – Asam folat dikenal memiliki manfaat yang luar biasa bagi kehamilan. Vitamin B yang satu ini memiliki peran penting dalam produksi sel darah merah dan perkembangan saraf serta otak bayi.

doktersehat-hamil-susu-oatmeal

Perkembangan saraf dan otak bayi dimulai sejak usia 3-4 minggu kehamilan. Sedangkan, umumnya ibu mengetahui bahwa dirinya hamil saat usia kehamilan mencapai usia 2 minggu atau lebih. Oleh karena itu, konsumsi asam folat sebaiknya dimulai sejak dini. Bahkan suatu penelitian menyatakan bahwa Anda tidak perlu menunggu hamil untuk mulai mengkonsumsi asam folat. Bila Anda sudah berada dalam usia reproduksi dan aktif secara seksual, tidak ada salahnya mengkonsumsi asam folat 400 mcg perhari. Dianjurkan konsumsi asam folat dimulai setidaknya satu bulan sebelum kehamilan dilanjutkan setiap hari selama kehamilan.

Berikut dosis yang direkomendasikan sebelum masa kehamilan hingga masa menyusui:

  • Sebelum hamil: 400 mcg/hari
  • Tiga bulan pertama kehamilan: 400 mcg/hari
  • Bulan keempat hingga kesembilan kehamilan: 600 mcg/hari
  • Masa menyusui: 500 mcg/hari

Selain didapatkan dari suplemen, manfaat asam folat bisa didapatkan dari makanan sehari-hari seperti sereal, hati sapi, kacang-kacangan, telur, dan bayam.

Kekurangan asam folat akan menyebabkan neural tube tidak menutup secara sempurna yang disebut sebagai defek neural tube. Yang termasuk kelainan akibat defek neural tube, antara lain:

  1. Spina bifida: kelainan kongenital (yang terjadi sejak lahir) berupa celah akibat penutupan tulang belakang dan membran di sekitar saraf tulang belakang yang tidak sempurna.
  2. Anensefali: kelainan kongenital akibat perkembangan otak dan tengkorak yang tidak sempurna.

Bayi dengan spina bifida dapat mengalami kelumpuhan permanen, sedangkan bayi dengan anensefali biasanya tidak berumur panjang. Namun, asam folat dapat mencegah defek ini hingga 70%. Selain bermanfaat untuk mencegah terjadinya defek neural tube, asam folat juga dapat mencegah:

  • Keguguran
  • Kelahiran prematur
  • BBLR
  • Bibir sumbing
Baca Juga:  Awas, Jangan Menggerakkan Leher Hingga Berbunyi

Bagi ibu sendiri, asam folat dapat menurunkan risiko terjadinya komplikasi saat kehamilan (preeklamsia), penyakit jantung, stroke, dan Alzheimer.

Sumber:
The Journal.ie & WebMD