Trombositopenia – Penyebab: Gangguan Produksi

Penyebab trombositopenia dapat dibagi menjadi tiga kategori:

doktersehat-Polisitemia-Vera-sumsum-darah-thalassemia-hemofilia-B-bekuan-darah

  1. Gangguan produksi,
  2. Meningkatnya penghancuran atau konsumsi, dan
  3. Sekuestrasi limpa.

Penyebab utama di masing-masing kategori diuraikan di bawah ini, walaupun ada penyebab kurang umum lainnya dari jumlah trombosit rendah yang tidak disebutkan dalam artikel ini.

Gangguan produksi trombosit
Jumlah trombosit yang rendah akibat gangguan produksi umumnya disebabkan oleh masalah pada sumsum tulang. Biasanya sel darah lain (merah dan putih) juga dipengaruhi oleh beberapa proses ini, dan jumlahnya mungkin tidak normal.

Beberapa infeksi virus dapat menyebabkan jumlah trombosit yang rendah dengan mempengaruhi sumsum tulang, misalnya,

  • Parvovirus
  • Rubella
  • Virus mumps (gondong)
  • Varicella (cacar air)
  • Hepatitis C
  • Virus Epstein-Barr (EBV)

Anemia aplastik (agranulositosis) adalah istilah untuk kegagalan sumsum tulang yang menyebabkan jumlah trombosit rendah biasanya berhubungan dengan anemia (jumlah sel darah merah rendah) dan leukopenia (jumlah sel darah putih rendah). Penyebab umum anemia aplastik meliputi:

  • Infeksi (parvovirus, HIV)
  • Beberapa obat [kloramfenikol, gold, fenitoin (Dilantin), asam valproat (Depakene, Depakote, Depakote ER, Depacon)
  • Radiasi
  • Kelainan bawaan/ kongenital (anemia Fanconi)

Banyak obat kemoterapi umumnya menyebabkan toksisitas sumsum tulang dan trombositopenia.

Penyebab lain trombositopenia akibat produksi tulang sumsum tulang belakang yang terganggu antara lain:

  • Pegobatan thiazide
  • Toksisitas alkohol dari penyalahgunaan alkohol jangka panjang
  • Leukemia dan limfoma
  • Kanker yang menyerang sumsum tulang
  • Kekurangan vitamin B12