Penyebab Sering Sakit Kepala

DokterSehat.Com – Penyebab sakit kepala terus-menerus mungkin tidak sama antara orang-orang dengan satu sama lain. Banyak jenis penyakit yang menunjukkan gejala seperti sakit kepala. Namun, jika ternyata mual atau sakit kepala yang Anda alami terjadi dalam waktu yang lama, Anda harus mulai untuk berhati-hati.

doktersehat-pusing-kepala

Sakit kepala adalah salah satu penyakit yang membuat orang tidak nyaman. Bahkan jika itu kronis atau parah, penderita sakit kepala akan biasanya merasa tidak berdiri karena rasa sakit ekstrim. Biaanya ini sakit kepala terus-menerus dapat terjadi selama dua minggu berturut-turut atau bahkan hingga satu atau tiga bulan. Namun, Anda dapat bernapas sedikit lebih mudah karena ternyata ini adalah tidak sakit kepala berkepanjangan indikasi atau tanda-tanda penyakit lain, lebih berbahaya, tapi hanya siklu harian Anda dapat merasakan setiap hari.

Berikut penyebab sakit kepala

  • Cuaca
    Cuaca menjadi pemicu utama muncul sakit kepala. Walaupun tak setiap jenis cuaca menimbulkan sakit kepala, namun ketika cuaca berubah panas, perubahan tingkat kelembaban dan tekanan udara dapat mengubah zat kimiawi dalam otak, yang kemudian memicu sakit kepala.Memang tak mungkin mengubah cuaca, namun kita mungkin mempersiapkan diri terhadap serangan sakit kepala dengan selalu membawa obat pereda rasa sakit.
  • Stres
    Sekitar dua per tiga orang menyalahkan stres sebagai penyebab serangan nyeri ini. Akan tetapi sakit kepala hadir justru setelah masa stres berakhir. Penyebabnya adalah hormon yang tengah aktif untuk melawan stres tiba-tiba turun, yang kemudian memicu saluran darah membesar dan bereaksi, kemudian memicu sakit kepala. Stres juga dapat menyebabkan ketegangan di area leher, bahu, dan otot kepala. Hal ini lebih lanjut mempengaruhi postur dan makin parah jika penderita dalam posisi duduk di depan komputer terlalu lama dan jarang melakukan pekerjaan fisik. Sering memicing saat membaca juga dapat menimbulkan ketegangan otot kepala. Semua itu hal-hal yang memicu sakit kepala akibat stres.Cegah hal ini terjadi dengan menemukan cara mengontrol stres, misalnya dengan teknik relaksasi seperti laihan pernapasan atau yoga.
  • Hormon
    Jika Anda seorang wanita, maka Anda sudah tak asing akan hormon yang dapat memicu sakit kepala, terutama hormon yang muncul pada masa menstruasi. Hal ini dapat disebabkan oleh  turunnya tingkat estrogen saat menstruasi, dan memicu sakit kepala. Anda tak dapat mengubah siklus menstruasi tanpa konsultasi dokter. Namun, jika sakit kepala amat parah, mereka bisa memberikan obat yang dapat membantu kondisi ini.
  • Diet
    Diet berperan penting dalam kesehatan dan keberadaan Anda secara keseluruhan, dan bisa jadi faktor penting yang memicu sakit kepala. Beberapa makanan dipercaya sebagai pemicu: keju (terutama keju yang lembut), coklat, buah-buahan asam, daging diawetkan, kacang-kacangan, panganan asin dan makanan dengan MSG . Bahkan es krim pun bisa memicu sakit kepala bagi sebagian orang, meski hanya beberapa menit saja. Cobalah untuk mengurangi konsumsi makanan tersebut sehingga kemungkinan sakit kepala dapat diperkecil.
  • Minum
    Mengkonsumsi terlalu banyak minuman tertentu seperti teh, kopi atau alkohol dapat memicu hadirnya sakit kepala. Batasi asupan teh dan kopi dalam satu hari, dan sertai dengan air putih. Dehidrasi merupakan salah satu sebab timbulnya sakit kepala.
  • Terlambat makan
    Pemicu lain adalah terlambat makan. Terlambat makan membuat tingkat gula darah menurun, yang kemudian mendorong sakit kepala. Banyak makan gula juga dapat memicu serangan sakit kepala. Penyebabnya adalah peningkatan gula darah secara cepat. Disarankan untuk mengkonsumsi makanan sehat yang dapat membuat Anda terhindar dari sakit kepala.
  • Kurang tidur
    Kurang tidur juga memicu sakit kepala. Ikuti pola tidur yang berimbang: tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, termasuk akhir pecan.
  • Terlalu banyak berolahraga
    Olahraga baik untuk kesehatan, namun terlalu memforsir fisik akan memicu sakit kepala. Olahraga meningkatkan sirkulasi darah di kepala dan leher, yang menyebabkan pembuluh darah membesar sehingga memicu sakit kepala. Berolahragalah secara berimbang, sekitar tiga sampai lima kali seminggu, untuk dapat membantu menghilangkan stres dan mencegah sakit kepala.
  • Postur malas
    Postur badan yang malas-malasan, menekuk akan meningkatkan tekanan di punggung dan leher dapat menjadi penyebab utama sakit kepala akibat ketegangan. Hindari posisi tubuh yang sama dalam waktu lama dan berlatihlah duduk dengan tegak dan punggung yang lurus.
  • Menggesekkan gigi
    Sakit kepala pada beberapa orang dapat disebabkan oleh kebiasaan menggesekan gigi di malam hari. Untungnya dokter gigi telah menciptakan alat pelindung gigi yang mencegah gigi bergesekan saat tidur.