Penyebab Sakit Mata Dan Ciri-cirinya

Dokter Sehat – Mata merupakan jendela dunia, begitu yang sering kita dengar. Peran kedua mata tentu sangatlah penting untuk kehidupan kita, karena itu kesehatan kedua mata kita jangan sampai terabaikan. Kedua mata kita memiliki struktur yang kompleks, dimana satu bagian berhubungan dengan bagian yang lain.

7

Penyebab sakit mata bisa dikategorikan menjadi dua kategori besar, yaitu :

1.Sakit dipermukaan mata (ocular)
2.Sakit didalam orbit mata (orbital)
Baiklah kita akan coba bahas penyebab sakit mata yang di dasari dua kategori penyebab diatas :

1.Sakit dipermukaan mata
Rasa sakit di permukaan mata adalah kondisi dimana rasa sakit berasal dari luar struktur permukaan mata, beberapa penyebabnya adalah :

•Konjungtivitis adalah salah satu masalah mata yang paling umum, konjungtivitis biasanya disebabkan oleh alergi, bakteri, kimia, atau peradangan virus dari konjungtiva (membran yang lembut melapisi kelopak mata dan menutupi bola mata).
ciri-ciri sakit mata yang disebabkan oleh konjungtivitis ini adalahmata berubah warna menjadi merah muda, rasa sakit biasanya ringan, atau tidak ada rasa sakit sama sekali. Gatal, kemerahan.

•Lecet kornea juga penyebab umum sakit mata kornea adalah salah satu bagian pada mata paling transparan, sensitif dan lembut. Lecet biasanya terjadi dikarenakan goresan ke permukaan kornea, seperti dari benda asing atau terlalu sering menggunakan lensa kontak.

•Efek Kimia dan luka bakar merupakan penyebab signifikan pada sakit mata, efek Kimia yang dimaksud berupa asam atau zat basa, seperti pembersih rumah tangga atau pemutih.

•Adapun luka bakar biasanya berasal dari sumber cahaya yang kuat, seperti percikan las api atau juga berasal dari matahari dan alat-alat penerangan yang memiliki intensitas cahaya cukup tinggo.

•Radang kelopak mata biasanya terjadi dikarenakan kelenjar minyak terpasang di tepi kelopak mata.

•Penyebab lainnya adalah adanya iritasi mata, ditandai dengan adanya benjolan kecil pada mata Anda, benjolan mata ini dibentuk oleh kelenjar minyak mata yang tidak normal. sehingga menyebabkan iritasi pada mata, rasa sakitnya cukup menyakitkan.

2.Sakit didalam orbit mata (orbital)
Sakit Orbital digambarkan sebagai sakit yang terdapat dibagian dalam mata atau di belakang permukaan mata.

Baca Juga:  Beberapa Mitos Tentang Kesehatan Mata

Berikut ini beberapa penyebab sakit mata yang berasal dari orbital :

•Glaukoma menyebabkan nyeri orbital, walaupun sebagian besar kasus glaukoma tidak menyakitkan. Glaukoma disebabkan oleh peningkatan tekanan intraokular, atau tekanan internal mata, yang akhirnya dapat menyebabkan cacat dalam penglihatan dan bahkan kebutaan jika tidak diobati. Tekanan intraokular dapat meningkat dikarenakan penyumbatan cairan mata atau peningkatan produksi aqueous humor (cairan yang menggenangi mata), hal ini biasanya terjadi pada orang tua.

•Iritis adalah peradangan pada iris, atau bagian berwarna dari mata, yang menyebabkan rasa sakit mata dalam.

•Neuritis Optik adalah suatu peradangan pada saraf optic, saraf optik terhubung ke bagian belakang mata. Penyebab peradangan ini biasanya berasal dari multiple sclerosis, infeksi virus, atau infeksi bakteri.

•Sinusitis, yang merupakan infeksi bakteri atau virus dari sinus, dapat menyebabkan rasa nyeri orbital atau lekuk mata.

•Migran, adalah penyebab yang sangat umum nyeri orbital mata yang terkait dengan sakit kepala.

•Trauma peristiwa, seperti cedera penetrasi ke mata, pukulan mata dengan benda asing, dan tabrakan kendaraan bermotor, yang menyebabkan rasa sakit mata signifikan dan cedera. Goresan ke kornea biasanya terkait dengan peristiwa traumatis yang sangat menyakitkan, ini adalah mata masalah umum yang menyebabkan orang untuk mencari bantuan medis.

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan agar terhindar dari sakit mata :

1.Menghindari menyentuh mata setelah bepergian atau menyentuh barang-barang orang yang sakit mata, biasakan untuk selalu mencuci tangan terlebih dahulu atau menggunakan cairan pembersih tangan sebelum menyentuh mata.

2.Menghindari berbagi barang pribadi seperti handuk, kacamata, sapu tangan, perias mata atau lensa kontak dengan orang lain.

3.Sebaiknya tidak mengucek-ucek mata tanpa mencuci tangan terlebih dahulu untuk mencegah goresan mata dan infeksi dari kuman yang mungkin menempel di tangan, karena tangan tidak selalu berada dalam kondisi steril.

4.Menggunakan pelindung mata seperti kacamata jika berada di tempat-tempat yang berisiko tertular sakit mata atau jika sedang mengendarai sepeda motor agar tidak terkena debu atau angin yang dapat menyebabkan iritasi.

5.Memperhatikan kebersihan dari kacamata atau lensa kontak yang digunakan.