Pankreatitis – Penyebab

Penyalahgunaan alkohol dan batu empedu adalah dua penyebab utama pankreatitis, terhitung menyumbang 80%-90% dari semua orang yang didiagnosis dengan pankreatitis.

doktersehat-penyakit-hati-alkoholik-jantung

Pankreatitis dari penggunaan alkohol biasanya terjadi pada individu yang telah meminum alkohol jangka panjang untuk setidaknya 5-7 tahun. Sebagian besar kasus pankreatitis kronis akibat penyalahgunaan alkohol. Pankreatitis seringkali sudah dalam tahap kronis ketika pertama kalinya dibawa ke dokter (biasanya untuk sakit parah).

Batu empedu terbentuk dari penumpukan bahan dalam kandung empedu, organ di perut, di belakang hati (lihat ilustrasi sebelumnya). Batu empedu dapat memblokir saluran pankreas, menjebak cairan pencernaan di dalam pankreas. Pankreatitis karena batu empedu cenderung terjadi paling sering pada wanita yang lebih tua dari 50 tahun.

Sisanya, 10%-20% dari kasus pankreatitis memiliki berbagai penyebab, termasuk yang berikut:

  • obat-obatan,
  • paparan bahan kimia tertentu,
  • cedera (trauma), seperti yang mungkin terjadi dalam kecelakaan mobil atau jatuh yang menyebabkan trauma abdomen,
  • penyakit keturunan,
  • operasi dan prosedur medis tertentu,
  • infeksi seperti gondok (tidak umum),
  • kelainan pankreas atau usus, atau
  • kadar lemak yang tinggi dalam darah.

Pada sekitar 15% kasus pankreatitis akut dan 40% kasus pankreatitis kronis, penyebabnya tidak pernah diketahui.

Kapan waktu yang tepat untuk menghubungi dokter jika saya merasa saya pankreatitis?
Dalam kebanyakan kasus, rasa sakit dan mual yang berhubungan dengan pankreatitis yang parah sudah menjadi dorongan yang cukup untuk seseorang mencari dokter. Salah satu gejala berikut memerlukan perhatian medis segera:

  • Ketidakmampuan untuk minum obat atau untuk minum dan makan karena mual atau muntah
  • Nyeri sangat berat sehingga tidak berkurang dengan obat anti nyeri
  • Nyeri yang tidak dapat dijelaskan
  • Sulit bernafas
  • Nyeri disertai demam atau menggigil, muntah terus-menerus, merasa lemas, pingsan, atau kelelahan
  • Nyeri disertai dengan adanya kondisi medis lainnya, termasuk kehamilan
Baca Juga:  Pankreatitis - Penegakan Diagnosis

Profesional perawatan kesehatan dapat menyarankan orang tersebut untuk pergi ke unit gawat darurat rumah sakit jika memang nyeri sangat hebat.