Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain) – Penyebab: Sindrom Akar Saraf

Penyebab yang sering menyebabkan sakit punggung bawah adalah melibatkan penyakit atau cedera pada otot, tulang, dan/ atau saraf tulang belakang. Rasa sakit akibat kelainan organ dalam perut, panggul, atau dada juga bisa dirasakan di punggung. Ini disebut “nyeri alih (referred pain)”. Banyak gangguan di dalam perut, seperti radang usus buntu, aneurisma, penyakit ginjal, infeksi ginjal, infeksi kandung kemih, infeksi pelvis, dan gangguan ovarium, antara lain dapat menyebabkan rasa sakit yang dialihkan ke punggung. Kehamilan normal dapat menyebabkan nyeri punggung dalam banyak hal, termasuk peregangan ligamen di dalam panggul, saraf yang teriritasi, dan tarikan di punggung bawah. Dokter Anda akan memikirkan hal ini saat mengevaluasi rasa sakit Anda.

nyeri punggung bawah low back pain

Sindrom akar saraf (nerve root syndromes) adalah kondisi yang menghasilkan gejala syaraf (syaraf teriritasi secara langsung), seringkali karena adanya herniasi (atau tonjolan) diskus/ bantalan di antara tulang belakang bagian bawah. Sciatica adalah contoh iritasi langsung akar saraf. Rasa sakit yang menyengat cenderung tajam, mempengaruhi area tertentu, dan terkait dengan rasa baal di area tungkai kaki dari suplai saraf yang terkena. Herniasi diskus berkembang saat diskus (bantalan) tulang belakang mengalami degenerasi atau tumbuh lebih tipis. Bagian tengah dari diskus berbentk seperti jelly, lalu menonjol keluar dari rongga tengah dan mendorong ke arah akar saraf. Diskus intervertebral mulai mengalami degradasi  pada dekade ketiga kehidupan. Diskus yang Herniasi ditemukan pada sepertiga orang dewasa yang berusia di atas 20 tahun. Hanya 3% dari jumlah tersebut yang menghasilkan gejala iritasi  syaraf.

Picture of a herniated lumbar disc

Sindrom akar saraf (nerve root syndromes) adalah kondisi yang menghasilkan gejala syaraf (syaraf teriritasi secara langsung), seringkali karena adanya herniasi (atau tonjolan) diskus/ bantalan di antara tulang belakang bagian bawah. Sciatica adalah contoh iritasi langsung akar saraf. Rasa sakit yang menyengat cenderung tajam, mempengaruhi area tertentu, dan terkait dengan rasa baal di area tungkai kaki dari suplai saraf yang terkena.

  • Herniasi diskus berkembang saat diskus (bantalan) tulang belakang mengalami degenerasi atau tumbuh lebih tipis. Bagian tengah dari diskus berbentk seperti jelly, lalu menonjol keluar dari rongga tengah dan mendorong ke arah akar saraf. Diskus intervertebral mulai mengalami degradasi pada dekade ketiga kehidupan. Diskus yang Herniasi ditemukan pada sepertiga orang dewasa yang berusia di atas 20 tahun. Hanya 3% dari jumlah tersebut yang menghasilkan gejala iritasi
  • Spondilosis terjadi saat diskus intervertebralis kehilangan kelembaban dan volume karena usia, yang menurunkan ketinggian diskus. Bahkan trauma ringan dalam keadaan seperti ini dapat menyebabkan peradangan dan pembengkakan akar saraf, yang bisa menghasilkan sciatica (iritasi pada akar saraf yang berefek nyeri yang menjalar) panggul klasik tanpa pecahnya diskus.
  • Degenerasi diskus tulang belakang ditambah dengan penyakit pada persendian punggung bawah dapat menyebabkan penyempitan saluran-tulang belakang (spinal stenosis). Perubahan pada diskus dan sendi menghasilkan gejala dan dapat terlihat pada sinar-X. Seseorang dengan stenosis spinal dapat memiliki rasa sakit yang menjalar ke bawah kedua tungkai kaki ketika berdiri untuk waktu yang lama atau bahkan berjalan jarak pendek.
  • Sindrom cauda equina adalah keadaan darurat medis dimana sumsum tulang belakang tertekan secara langsung. Material diskus mengembang ke kanal tulang belakang, yang menekan saraf. Seseorang akan mengalami rasa sakit, kemungkinan kehilangan sensasi, dan disfungsi usus atau kandung kemih. Ini bisa termasuk ketidakmampuan untuk mengendalikan buang air kecil yang menyebabkan inkontinensia (mengompol) atau ketidakmampuan untuk mulai buang air kecil (retensio urin).
Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain) – Halaman Selanjutnya: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10