Penyebab Menstruasi Datang Terlambat Yang Kerap Tidak Disangka

DokterSehat.Com – Meskipun bisa memberikan rasa nyeri yang hebat atau mengubah mood menjadi lebih buruk, nyatanya wanita selalu mengharapkan siklus menstruasi datang tepat pada waktunya. Dengan siklus menstruasi yang lancar, maka tubuh pun menandakan kondisi kesehatan yang baik. Sayangnya, bagi beberapa wanita, siklus menstruasi bisa datang dengan sangat terlambat sehingga memicu berbagai macam kekhawatiran. Padahal, kadangkala terlambatnya siklus menstruasi ini disebabkan oleh kegiatan harian yang cukup sepele layaknya sebagai berikut.

shutterstock_120855745 (1) copy

Wanita modern, khususnya yang bekerja ternyata memiliki kecenderungan mendapatkan stress berlebihan karena tekanan berlebihan atau pergaulan sosialnya. Tanpa disadari, stress bisa memicu masalah ketidaklancaran siklus menstruasi. Stress akan memicu munculnya hormon kortisol yang berpengaruh besar pada kesehatan umum sekaligus siklus menstruasi. Selain itu, beberapa wanita yang cenderung terlalu asyik menikmati acara televisi atau bahkan sekadar bermain gadget hingga larut malam akan beresiko kekurangan waktu tidur berkualitas. Padahal, jika istirahat yang didapatkan kurang berkualitas, maka siklus menstruasi pun bisa menjadi tidak teratur.

Penyebab lain siklus menstruasi datang dengan sangat terlambat adalah jika wanita mengkonsumsi kopi secara berlebihan. Kopi memang bisa memberikan kenikmatan, memicu tubuh menjadi lebih waspada, sekaligus bisa membuat pikiran menjadi lebih tenang. Sayangnya, kandungan kafein pada kopi jika berlebihan bisa ikut mengacaukan siklus menstruasi. Olahraga yang dilakukan dengan sangat berlebihan juga bisa memberikan dampak yang sama mengingat aktifitas fisik berlebihan memicu stress pada tubuh yang memicu ketidakseimbangan hormon pada wanita.

Hal yang tidak terduga lainnya bagi wanita namun bisa memicu terlambatnya siklus menstruasi adalah seringnya wanita bepergian sehingga memicu gangguan pada siklus tidur sekaligus kekurangan waktu istirahat. Tubuh yang lelah akan memicu masalah produksi melatonin sehingga bisa memicu gangguan tidur yang akhirnya berimbas pada semakin kacaunya siklus menstruasi pada wanita.