Penyebab Keguguran pada Kehamilan Pertama

DokterSehat.com – 1 dari 4 wanita mengalami keguguran pada masa kehamilan pertama. Tidak sedikit wanita yang bahkan tidak menyadari bahwa dirinya telah mengalami keguguran. Sebenarnya, apa saja yang memicu terjadinya keguguran pada kehamilan pertama?



* Janin tidak berkembang. Ini paling sering terjadi, keguguran terjadi lantaran janin tidak bisa hidup. Dalam beberapa kasus, janin mungkin mengalami kasus genetik yang menyebabkan kecacatan atau tidak stabil. Jadi dalam kasus ini, keguguran terjadi secara alami untuk menyelematkan kesehatan keduanya. Ibu bahkan bisa saja tidak menyadari bahwa ia tengah hamil dan telah mengalami keguguran.

* Pil Kontrasepsi. Wanita yang mengkonsumsi pil kontrasepsi dalam jangka waktu panjang dapat berpengaruh pada siklus hormonal alaminya. Hal ini menyebabkan rahim tidak mampu menahan kehamilan pada saat pertama hamil. Kasus semacam ini pada umumnya tidak akan terjadi lagi pada kali kedua masa kehamilan.

* Tidak menyadari kehamilan. Tidak sedikit wanita yang tidak menyadari bahwa dirinya sedang dalam kondisi hamil. Itu sebabnya, wanita cenderung tidak berhati-hati dalam beraktivitas dan mengkonsumsi makananan.

* Masalah kesehatan. Ada wanita yang memang mempunyai kecenderungan keguguran. Bisa jadi wanita ini mempunyai leher rahim yang lemah atau mungkin beberapa masalah kesehatan yang mengarah pada terjadinya keguguran. Salah satu cara untuk mengetahui apakah wanita mempunyai masalah kesehatan adalah melalui kehamilan. Pada saat wanita mengalami kehamilan untuk pertama kalinya, ia akan mengetahui apakah ia mempunyai kecenderungan keguguran atau masalah kesehatan lain.

* Kehamilan yang tidak direncanakan. Sebagian besar kehamilan pertama adalah kehamilan yang tidak direncanakan. Karenanya berbagai tindakan preventif yang sebenarnya perlu dilakukan sebelum masa kehamilan tidak dilakukan. Misalnya, jika calon ibu mempunyai tekanan darah tinggi atau tiroid tinggi, hal ini dapat membuat kondisi kehamilan menjadi sangat kritis. Dokter biasanya melakukan pengontrolan jaringan vital sebelum wanita mencoba untuk hamil. Karena tidak berencana untuk hamil, berbagai faktor ini seringkali dikesampingkan sehingga menyebabkan terjadinya keguguran pada masa kehamilan pertama.