Penyebab Haid Tidak Teratur

Dokter Sehat – Setiap wanita yang memasuki masa remaja dan pubertas pasti mengalami menstruasi atau haid, siklus menstruasi rata-rata terjadi sekitar 28 hari. Walaupun hal ini berlaku umum, tetapi tidak semua wanita memiliki siklus menstruasi yang sama, kadang-kadang siklus terjadi setiap 21 hari hingga 30 hari. Selain itu, biasanya tanggal menstruasi bulan ini ke bulan depan akan maju atau mundur satu atau tiga hari. Lamanya menstruasi pada wanita biasanya 5 hari, tapi ada juga yang  7 hari. Namun, hal tersebut masih dianggap normal.

11

Tetapi, bagaimana dengan wanita yang juga mengalami haid namun tidak teratur? Haid yang tidak teratur bisa menjadi tanda ada gangguan kesuburan, progesteron dan estrogen berfungsi mematangkan sel telur yang keluar tiap bulan saat ovulasi. Oleh karena itu, para wanita disarankan untuk mengetahui kondisi siklus haidnya, jangan menganggap enteng hal ini karena bisa berdampak negatif.

Penyebab haid tidak teratur :

1. Stress
Stress merupakan penyebab utama haid tidak teratur, pekerjaan yang menupuk, materi kuliah, masalah percintaan yang menyebabkan stress bisa mempengaruhi siklus haid. Kelenjar adrenal mengeluarkan hormon kortisol yang berdampak langsung terhadap hormon estrogen dan progesteron. Jika ingin haid teratur, maka hindari stres sebisa mungkin.

2. Rokok
Bagi para wanita yang sering merokok, sebaiknya dihentikan. Ketahuilah bahwa rokok bisa menyebabkan haid Anda menjadi tidak teratur, selain itu rokok juga tentunya bisa menimbulkan gangguan kesehatan lainnya, seperti jantung, gangguan janin, dan lain sebagainya.

3. Ibu menyusui
Ibu yang sedang menyusui biasanya akan mengalami menstruasi yang tidak teratur, namun hal ini masih dianggap normal. Oleh karena itu, ibu-ibu yang sedang menyusui sebaiknya tidak usah khawatir jika haid tidak teratur setiap bulannya.

Baca Juga:  Sakit di Mata Bisa Pertanda Sakit di Otak

4. Periode perimenopause
Siklus yang tidak teratur juga terjadi pada periode perimenopause, beberapa perubahan dalam siklus ini biasanya dapat diterima dan tidak memerlukan pengobatan. Sementara perdarahan yang berat memerlukan evaluasi lebih lanjut, pendarahan setelah mencapai menopause adalah suatu yang tidak normal dan harus diselidiki.

5. Kontrasepsi
Berbagai bentuk kontrasepsi juga dapat mengakibatkan siklus menstruasi Anda tidak teratur, penggunaan pil KB juga dapat menyebabkan perdarahan hanya sedikit  atau bahkan mengakibatkan perdarahan berat. Pemberian suntikan untuk kontrasepsi pasca melahirkan juga dapat menyebabkan haid tidak teratur.