Sindrom Tourette – Penyebab, Gejala, dan Tipe

sindrom tourette-doktersehat

Sindrom Tourette adalah gangguan pada sistem saraf yang menyebabkan seseorang melakukan gerakan atau membuat suara terus-menerus tanpa disadari. Misalnya, seseorang dengan sindrom Tourette mungkin berkedip atau berdeham secara berulang kali. Beberapa orang mungkin mengeluarkan kata-kata padahal mereka sendiri tidak berniat untuk mengatakannya.

Perawatan yang tepat dapat mengontrol gangguan ini tetapi untuk  beberapa orang tidak perlu mendapatkan perawatan kecuali gejalanyua benar-benar mengganggu mereka. Sindrom ini sering dimulai pada masa kanak-kanak, dan anak laki-laki lebih sering dibandingkan anak perempuan. Gejala sering kali membaik seiring pertumbuhan anak.

Penyebab Sindrom Tourette

Sindrom Tourette telah dikaitkan dengan berbagai gangguan pada bagian otak, termasuk daerah yang disebut ganglia basalis, yang membantu mengontrol gerakan tubuh. Perbedaan ini dapat memengaruhi sel-sel saraf dan bahan kimia yang membawa pesan-pesan untuk otak. Para peneliti berpandangan bahwa masalah di jaringan otak ini dapat memainkan peran dalam sindrom Tourette.

Gangguan yang terjadi pada otak ini bukanlah satu-satunya gangguan, pakar kesehatan berpandangan bahwa sindrom Tourette juga bisa dipengaruhi oleh gen. Orang yang memiliki anggota keluarga dengan sindrom Tourette lebih mungkin untuk mendapatkannya. Tetapi orang-orang dalam keluarga yang sama mungkin memiliki gejala yang berbeda.

Gejala Sindrom Tourette

Gejala utama adalah tics (gerakan di luar kendali otak). Beberapa tics sangat ringan bahkan tidak terlihat. Gejala lainnya lebih sering terjadi dan tampak jelas. Stres, kegembiraan, sakit atau kelelahan dapat membuat gejala lebih buruk. Gejala yang lebih parah bisa memalukan dan dapat memengaruhi kehidupan sosial Anda atau pekerjaan.

Ada dua jenis tiks:

Tiks motorik yang melibatkan gerakan, seperti:

  • Lengan atau kepala menyentak.
  • Berkedip.
  • Berubah raut wajah.
  • Mulut berkedut.
  • Mengangkat bahu.

Tiks vokal meliputi:

  • Menggonggong atau menyalak.
  • Berdeham.
  • Batuk.
  • Dengkur.
  • Mengulangi apa yang orang lain katakan.
  • Berteriak.
  • Mengendus-endus.
  • Mengumpat.

Tiks dapat sederhana atau kompleks. Tiks sederhana dapat memengaruhi satu atau hanya beberapa bagian tubuh, seperti berkedip mata atau membuat raut wajah. Tiks kompleks melibatkan banyak bagian tubuh atau melibatkan pengucapan kata-kata seperti berteriak.

sindrom Tourette – Halaman Selanjutnya: 1 2 3