Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Arthritis Leher

DokterSehat.Com – Arthritis leher lebih sering terjadi pada orang berusia lanjut dan terutama disebabkan oleh degenerasi tulang leher yang terkait usia, arthritis leher biasanya disebabkan oleh dua jenis radang sendi yang dikenal sebagai cervical spondylosis atau cervical osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.



Arthritis pada dasarnya disebabkan oleh degenerasi terkait usia yang membuat penurunan fungsi sendi, cervical spondylosis ditandai dengan perubahan degeneratif yang antara lain meliputi pertumbuhan tulang taji dan timbunan kalsium di dalam sendi yang pada akhirnya menekan saraf tulang belakang dan menyebabkan nyeri leher.

Rheumatoid arthritis juga dapat menyebabkan sakit leher.

Kondisi ini menyebabkan peradangan yang menghancurkan sendi tubuh, terutama sendi jari-jari dan pergelangan tangan. Rheumatoid arthritis terkadang mempengaruhi sendi-sendi leher juga. Selain itu, beberapa jenis arthritis lain seperti psoriatic arthritis, gout, pseudogout, ankylosing spondylitis, dan penyakit Reiter juga dapat dikaitkan dengan radang sendi leher.

Gejala

Gejala tergantung pada lokasi di mana saraf tertekan. Gejala yang paling umum diamati adalah nyeri dan kekakuan pada leher, nyeri di bahu, dan mati rasa atau kelemahan pada lengan dan tangan. Rasa sakit yang disebabkan oleh arthritis leher dapat menjalar ke lengan juga. Sakit kepala, terutama di bagian belakang kepala juga bisa menjadi gejala arthritis leher.

Cara mengobati arthritis leher

Arthritis leher didiagnosis dengan bantuan pemindaian sinar X dan MRI bersama dengan pemeriksaan fisik, setelah mendeteksi kelainan spesifik tulang leher atau sendi, dokter akan merekomendasikan obat dan terapi fisik yang diperlukan.

Pasien umumnya disarankan untuk membatasi gerakan leher dengan mengenakan penyangga leher, rasa nyeri yang terkait dengan kondisi ini dapat diatasi dengan kompres es atau kompres hangat.

Baca Juga:  Cara Membuat Resep Jamu Untuk Sakit Telinga

Jika rasa sakit dan pembengkakan terlalu berat untuk diatasi dengan kompres es atau air hangat, maka dokter bisa merekomendasikan penggunaan obat anti-inflamasi non steroid.

Seiring dengan obat-obatan, latihan fisik, terutama latihan untuk memperbaiki postur tubuh, latihan peregangan dan latihan penguatan leher akan membantu mengurangi rasa sakit dan kekakuan leher serta meningkatkan fleksibilitas dan jangkauan gerak.

Arthritis leher bisa pula memicu ketidaknyamanan saat tidur. Itu sebab, pasien bisa menggunakan bantal khusus untuk mengurangi gangguan.

Dalam kasus yang jarang terjadi, operasi mungkin diperlukan untuk mengatasi arthritis leher.

Operasi dilakukan untuk meringankan tekanan pada sumsum tulang belakang.

Jika arthritis leher disebabkan oleh rheumatoid arthritis, maka pengobatan akan melibatkan penggunaan obat anti-rematik dan obat untuk mengurangi nyeri sendi dan peradangan.

Jika langkah-langkah tersebut gagal, maka operasi mungkin saja diperlukan.

Operasi akan melibatkan penggantian sendi atau pengangkatan jaringan yang meradang, operasi juga dilakukan untuk merekonstruksi tendon.