Penyebab Faktor Risiko Dan Komplikasi Trichotillomania

DokterSehat.Com – Penyebab pasti trichotillomania belum diketahui, tetapi tampaknya melibatkan faktor biologis dan perilaku. Penelitian telah menemukan hubungan potensial antara gangguan kontrol impuls, seperti trichotillomania, dan bahan kimia otak tertentu yang disebut neurotransmitter.

19

Faktor-faktor ini cendrung meningkatkan risiko trichotillomania :

  • Riwayat keluarga
    Faktor genetika mungkin memainkan peran dalam perkembangan trichotillomania dan ganguan ini dapat terjadi pada mereka yang memiliki kerabat dekat dengan gangguan tersebut.
  • Usia
    Trichotillomania biasanya berkembang sebelum atau selama remaja awal, paling sering antara usia 11-13 tahun dan sering menjadi masalah seumur hidup. Bayi juga dapat terkena gangguan ini tapi biasanya ringan dan hilang sendiri tanpa pengobatan.
  • Emosi negatif
    Bagi banyak orang dengan trichotillomania, menarik rambut adalah cara untuk mengatasi perasaan negatif atau tidak nyaman, seperti stres, kecemasan, ketegangan, kesepian, kelelahan atau frustasi.
  • Penguatan positif
    Orang dengan trichotillomania merasakan bahwa mencabut rambut terasa memuaskan dan memberikan perasaan lega. Akibatnya mereka terus menarik rambut untuk mempertahankan perasaan positif ini.
  • Gangguan lain
    Orang yang memiliki trichotillomania juga mungkin memiliki gangguan lain seperti depresi, kecemasan atau gangguan obsesif-kompulsif (OCD).

Lebih banyak perempuan dibandingkan laki-laki yang terkena trichotillomania.

Komplikasi

Meskipun mungkin tidak tampak sangat serius, trichotillomania dapat memiliki dampak yang besar pada kehidupan, komplikasi mugnkin termasuk :

  • Tekanan emosional
    Banyak orang dengan dengan gangguan trichotillomaia merasa malu, terhina dan rasa rendah dir, depresi dan kecemasan karena kodisi mereka.
  • Masalah dengan fungsi sosial dan pekerjaan
    Malu karena rambut rontok dapat menyebabkan penderita menghindari kegiatan sosial dan kesempatan kerja. Orang dengan trichotillomania dapat memakai wig, gaya rambut untuk menyamarkan bagian botak atau memakai bulu mata palsu.
  • Kulit dan kerusakan rambut
    Menarik rambut terus menerus dapat menyebabkan lecet dan kerusakan lainnya termasuk infeksi kulit pada kulit kepala atau daerah tertentu di mana rambut ditarik dan dapat mempengaruhi pertumbuhan rambut
  • Hairballs
    Makan rabut dapat menyebabkan bola rambut besar, kusut (trichobezoar) dalam saluran pencernaan. Selama periode yang lama, bola rambut dapat menyebabkan penurunan berat badan, muntah, obstruksi usus dan bahkan kematian.