Gangguan Kepribadian Skizoid – Penyebab, Diagnosis, Pengobatan, dan Komplikasi

doktersehat-pria-pinggang-besar-kanker-prostat-Gangguan-Stress-Pasca-Trauma-PTSD-diabetes-kutil-kelamin-konsultasi

Sedikit yang diketahui tentang penyebab gangguan kepribadian skizoid, namun genetika dan lingkungan diduga berperan. Beberapa profesional kesehatan mental berspekulasi bahwa masa kecil yang suram di mana kehangatan dan tidak adanya ikatan batin memberikan kontribusi terhadap perkembangan gangguan kepribadian ini.

Diagnosis Gangguan Kepribadian Skizoid

Jika gejala gangguan kepribadian ini hadir, dokter akan mulai mengevaluasi riwayat medis secara lengkap dan melakukan pemeriksaan fisik. Meskipun tidak ada tes laboratorium yang secara khusus mendiagnosa gangguan kepribadian ini, dokter mungkin menggunakan berbagai tes diagnostik untuk menyingkirkan penyakit fisik sebagai penyebab gejala.

Jika dokter tidak menemukan alasan fisik untuk gejala, ia mungkin merujuk ke psikiater, psikolog, atau profesional perawatan kesehatan yang secara khusus dilatih untuk mendiagnosa dan mengobati penyakit mental. Psikiater dan psikolog menggunakan wawancara yang dirancang khusus dan alat penilaian untuk mengevaluasi seseorang dengan gangguan kepribadian.

Pengobatan Gangguan Kepribadian Skizoid

Orang dengan gangguan kepribadian ini jarang mencari pengobatan, karena pikiran dan perilaku mereka umumnya tidak menyebabkan mereka tertekan. Ketika mencari pengobatan, psikoterapi (bentuk konseling) adalah bentuk pengobatan yang paling sering digunakan. Pengobatan kemungkinan akan fokus pada peningkatan keterampilan umum, serta meningkatkan interaksi sosial, komunikasi, dan harga diri.

Orang-orang dengan gangguan kepribadian skizoid mengalami kesulitan membentuk hubungan dengan orang lain. Selain itu, pelatihan keterampilan sosial juga dapat menjadi komponen penting dari pengobatan.

Pada umumnya, obat tidak digunakan untuk mengobati gangguan kepribadian skizoid. Obat mungkin diresepkan jika penderita mengalami masalah psikologis seperti depresi.

Komplikasi Gangguan Kepribadian Skizoid

Kurangnya interaksi sosial adalah komplikasi utama gangguan kepribadian skizoid. Orang dengan gangguan kepribadian ini jarang melakukan kekerasan, karena mereka memilih untuk tidak berinteraksi dengan orang-orang. Kondisi lain yang mungkin terjadi adalah gangguan suasana hati, gangguan kecemasan, dan gangguan kepribadian lainnya .

Meskipun beberapa dari perilaku mereka mungkin aneh, orang-orang dengan gangguan kepribadian skizoid umumnya mampu berfungsi normal dalam kehidupan sehari-hari. Namun, mereka mungkin tidak membentuk hubungan yang bermakna atau tidak memiliki keluarga mereka sendiri. Penelitian telah menunjukkan penderita akan mengalami masalah sosial, masalah keuangan dan pekerjaan.

 

Gangguan Kepribadian Skizoid: 1 2