informasi kesehatan


Penyebab dan Pencegahan Pendarahan saat Hamil

Penyebab dan Pencegahan Pendarahan saat Hamil

            

Doktersehat.com – Pendarahan saat hamil sering menimbulkan kecemasan  calon ibu. Pendarahan memang belum tentu gejala keguguran, walaupun banyak di antara wanita hamil mengalami pendarahan yang menyebabkan keguguran kandungan.

10-25 persen wanita mengalami pendarahan ringan selama tahap awal kehamilan. Sedikit bercak darah mungkin tidak akan menjadi masalah besar. Namun jika Anda mengalami pendarahan berat selama trimester pertama, maka itu adalah tanda keguguran.

Penyebab Pendarahan

Berikut ini adalah 9 hal yang pada umumnya dapat menyebabkan wanita hamil mengalami pendarahan :

  • Implantasi, biasanya terjadi pada masa-masa awal kehamilan, dan sering dikira darah haid.
  • Infeksi, infeksi jalan lahir dan serviks (leher rahim), juga dapat menyebabkan pendarahan.
  • Polip serviks, tumor jinak pada leher rahim sering memberikan gejala bercak darah.
  • Kehamilan ektopik (hamil diluar kandungan), pada kasus seperti ini, kehamilan tidak dapat berlanjut, dan tempat implantasi akan robek sehingga terjadi pendarahan.
  • Kehamilan mola/ hamil anggur, merupakan kehamilan abnormal dengan ciri utama, jaringan hasil pembuahan sel telur (konsepsi) berisi gelembung-gelembung cairan yang menyerupai anggur.
  • Plasenta previa, yakni kondisi letak plasenta yang menutupi jalan lahir baik sebagian ataupun seluruhnya.
  • Solusio plasenta, ini merupakan kondisi dimana plasenta terlepas sebelum waktunya (saat kelahiran).
  • Vasa previa, ini merupakan keadaan dimana ada pembuluh darah yang melewati bagian dalam mulut rahim. Walaupun keadaan ini sangat jarang akan tetapi perlu juga diketahui sebagai sebagai salah satu penyebab pendarahan saat ibu hamil.
  • Keguguran, meski tidak semua pendarahan di awal kehamilan berujung keguguran, namun hal ini paling sering terjadi.

Pencegahan

Tindakan pencegahan berikut dapat diambil untuk pertolongan pertama, seperti yang dilansir Magforwoman.

Istirahat

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah istirahat total. Ini merupakan langkah penting, dengan istirahat total, Anda memberikan kesempatan untuk mengurangi kemungkinan keguguran.

Konsumsi asam folat

Meningkatkan asupan asam folat dapat meningkatkan fungsi plasenta dalam memegang rahim. Asam folat ada dalam beberapa sayiuan berdaun hijau. Ini juga membantu memproduksi hemoglobin dalam sumsum tulang dan melawan anemia. Mengkonsumsi makanan yang mengandung asam folat sangat membantu dalam mengurangi risiko keguguran yang sering dikaitkan dengan pendarahan.

Tunda seks untuk sementara waktu

Meskipun hubungan seksual selama kehamilan adalah benar-benar sehat dan aman, tetapi jika Anda mengalami pendarahan vagina, maka dianjurkan untuk menjauhkan diri dari berhubungan seks sampai Anda mengetahui penyebab pendarahan.

Dari berbagai sumber

pf button both Penyebab dan Pencegahan Pendarahan saat Hamil


 
                     

 

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

One Response to “Penyebab dan Pencegahan Pendarahan saat Hamil”

  1. deni says:

    apakah ibu hamil yg sedang mengalami pendarahan, harus dirawat inap di rumah sakit?

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0