Penyebab dan Pencegahan Kepala Gepeng Pada Bayi

DokterSehat.com – Beberapa bayi yang baru lahir terkadang kepalanya nampak gepeng dan miring di bagian belakang. Kepala yang gepeng akan terlihat saat bayi berumur 6 minggu sampai 8 bulan. Kondisi kepala akan membaik setelah bayi berumur 1 tahun dan hanya beberapa anak saja yang masih gepeng kepalanya di usia 2 tahun.



Kepala gepeng pada bayi dapat disebabkan beberapa faktor seperti:

  1. Tekanan selama dalam kandungan. Jika kepala bayi sudah terlihat gepeng saat lahir maka kondisi ini bisa jadi disebabkan oleh tekanan dalam perut.
  2. Proses persalinan. Persalinan bayi prematur, proses persalinan yang lama, posisi kepala yang tidak tepat, persalinan yang sulit terutama bila menggunakan bantuan alat seperti vakum dan forseps.
  3. Pada dasarnya sejak lahir anak mempunyai leher yang agak kaku.
  4. Bayi tidur terlentang terus tanpa diberi waktu tengkurap
  5. Posisi kepala bayi saat tidur yang selalu miring ke satu sisi saja.
  6. Anak yang mengalami keterlambatan perkembangan motorik dengan badan yang lemas akan mempunyai risiko lebih besar untuk mempunyai kepala yang gepeng.

Sebenarnya kepala gepeng pada bayi bisa dicegah dengan melakukan berbagai cara seperti berikut ini:

  1. Saat tidur terlentang sebaiknya ubah posisi kepala bayi agak menoleh ke kanan dan kiri. Jika kepala sudah terlanjur gepeng, usahakan bayi tidur dengan kepala bagian yang membulat. Anda juga bisa mengganjal bantal di samping kepala.
  2. Tengkurapkan bayi selama 5 menit sehari sejak usia 6 minggu untuk mencegah kepala gepeng. Melatih bayi tengkurap lebih lama juga bisa membantu menguatkan otot leher sehingga bayi akan lebih cepat mengangkat kepala dan menoleh ke kiri dan kanan. Namun, jangan sekali-sekali membiarkan bayi tengkurap tanpa pengawasan karena dapat berisiko menyumbat jalan napas dan mengakibatkan kematian.
  3. Bila si kecil selalu menoleh ke satu sisi akibat leher yang kaku maka diperlukan latihan pelenturan leher. Latihan pelenturan leher bisa Anda ulangi sebanyak 3 kali tiap kali habis mengganti popoknya. Gerakan pertama dilakukan dengan meletakkan satu telapak tangan Anda di dadanya, sementara tangan yang lain melakukan gerak memutar kepala bayi sampai dagu menyentuh bahu. Tahan pada posisi ini selama 10 hitungan, lalu kembalikan ke posisi semula. Gerakan kedua adalah memiringkan kepala sehingga telinga menyentuh bahu. Tahan selama 10 hitungan, kembalikan lagi. Lakukan ke arah sebelah lagi.
  4. Terkadang bayi selalu menoleh ke satu sisi akibat adanya benda yang menarik perhatiannya. Bila itu terjadi pada buah hati Anda sebaiknya pindahkan benda tersebut atau pindah posisi bayi agar tidak terus menerus melihat ke satu sisi saja. Bayi yang sudah bisa meliaht biasanya akan tertarik dengan benda yang berwarna-warni atau bunyi tertentu.
Baca Juga:  Awas, Obat Pelangsing Tergolong Narkoba!

Latihan yang dilakukan sebaiknya di bawah pengawasan dokter ahli. Jika dalam 2-3 bulan belum ada perubahan, maka tanyakan kepada dokter apakah perlu rujukan khusus ke dokter bedah saraf anak, yang mungkin akan menganjurkan penggunaan helm khusus atau operasi.

Helm khusus untuk merubah bentuk kepala disebut skull molding helmet. Penggunaan helm jarang dilakukan dan hanya efektif pada bayi berumur 4 – 12 bulan. Sayangnya, hasil pemakaian helm belum tentu lebih baik dari usaha pencegahan.

Operasi merupakan jalan terakhir untuk mengatasi kepala gepeng, terutama bila kepala gepeng terjadi akibat tulang kepala tertentu menutup terlalu cepat.