Hidrosefalus pada Anak – Penyebab dan Gejala

Penyebab hidrosefalus pada anak berdasarkan umur adalah sebagai berikut:

hidrosefalus pada anak

Etiologi pada anak usia 0-2 tahun

  1. Infeksi intrauterine (infeksi yang terjadi ketika janin masih di dalam kandungan)
  2. Meningoensefalitis bakteri/ virus pada bayi
  3. Kista araknoid (kista pada bagian di otak)
  4. Tumor intrakranial
  5. AV malformasi
  6. Post infeksi
  7. Gangguan perkembangan: Stenosis Aquaduktus, myelomeningokel, Kista Dandy Walker, Ensefalokel

Etiologi pada anak usia 2-12  tahun

  1. Massa yang menekan sistem ventrikular: Kraniofaringioma, tumor pineal
  2. Tumor fossa posterior: Meduloblastoma, astrositoma,ependimoma
  3. Gangguan perkembangan: Stenosis aquaduktus, malformasi Arnold Chiari
  4. Post infeksi: Meningitis
  5. Post hemorraghik

Gejala klinis hidrosefalus
Gejala yang menonjol pada hidrosefalus adalah bertambah besarnya ukuran lingkar kepala anak dibanding ukuran normal. Di mana ukuran lingkar kepala terus bertambah besar, sutura-sutura melebar demikian juga fontanela mayor dan minor (fontanela mayor adalah ubun-ubun besar, dan fontanela minor adalah ubun-ubun kecil) melebar dan menonjol atau tegang. Beberapa penderita hidrosefalus kongenital memiliki ukuran kepala yang besar saat dilahirkan sehingga sering mempersulit proses persalinan, bahkan beberapa kasus memerlukan operasi seksio sesaria. Tetapi sebagian besar anak-anak dengan hidrosefalus tipe ini dilahirkan dengan ukuran kepala yang normal. Baru pada saat perkembangan secara cepat terjadi perubahan proporsi ukuran kepalanya.

Akibat penonjolan lobus frontalis, bentuk kepala cenderung menjadi brakhisefalik, kecuali pada sindrom Dandy-Walker di mana kepala cenderung berbentuk dolikhosefalik, karena desakan dari lobus oksipitalis akibat pembesaran fossa posterior. Sering dijumpai adanya Setting Sun Appearance/ Sign, yaitu adanya retraksi dari kelopak mata dan sklera mata menonjol keluar karena adanya penekanan ke depan bawah dari isi ruang orbita, serta gangguan gerak bola mata ke atas, sehingga bola mata nampak seperti matahari terbenam.

Kulit kepala tampak tipis dan dijumpai adanya pelebaran pembuluh darah vena-vena di balik kulit. Pada pemeriksaan perkusi (pengetukan kepala dengan jari) kepala anak akan terdengar suara cracked pot, berupa seperti suara kaca retak. Selain itu juga dijumpai gejala-gejala lain seperti gangguan tingkat kesadaran, muntah-muntah, retardasi mental, kegagalan untuk tumbuh secara optimal.

Baca Juga:  Hidrosefalus pada Anak - Operasi

Pada pasien-pasien tipe ini biasanya tidak dijumpai adanya papil edema (pembengkakan saraf pengelihatan yang tampak dari pemeriksaan khusus mata yaitu funduskopi), tapi pada tahap akhir diskus optikus tampak pucat dan penglihatan kabur. Secara pelan sikap tubuh anak menjadi fleksi pada lengan dan fleksi atau ekstensi pada tungkai. Gerakan anak menjadi lemah, dan kadang-kadang lengan jadi gemetar.

Gejala hidrosefalus pada bayi (tipe congenital/ infantil):

  • Kepala membesar
  • Sutura melebar
  • Fontanella kepala prominen
  • Mata kearah bawah (sunset phenomena)
  • Nistagmus horizontal
  • Perkusi kepala: Cracked pot sign atau seperti semangka masak

Ukuran rata-rata lingkar kepala berdasarkan umur:

Umur Lingkar Kepala
0 bulan 35 cm
3 bulan 41 cm
6 bulan 44 cm
9 bulan 46 cm
12 bulan 47 cm
18 bulan 48,5 cm

Gejala hidrosefalus pada bayi tipe juvenile/ dewasa (2-10 tahun):

  • Sakit kepala
  • Kesadaran menurun
  • Gelisah
  • Mual dan muntah
  • Hiperfleksi seperti kenaikan tonus anggota gerak
  • Gangguan perkembangan fisik dan mental
  • Papil edema; ketajaman penglihatan akan menurun dan lebih lanjut dapat mengakibatkan kebutaan bila terjadi atrofi papila N.II (mengecilnya saraf pengelihatan karena peningkatan tekanan terus menerus).
  • Tekanan intrakranial meninggi oleh karena ubun-ubun dan sutura sudah menutup, nyeri kepala terutama di daerah bifrontal dan bioksipital. Aktivitas fisik dan mental secara bertahap akan menurun dengan gangguan mental yang sering dijumpai seperti : respon terhadap lingkungan lambat, kurang perhatian tidak mampu merencanakan aktivitasnya.
Hidrosefalus pada Anak – Halaman Selanjutnya: 1 2 3 4 5 6