Penyebab dan Cara Mengatasi Warna Gelap pada Daerah Kewanitaan

DokterSehat.com – Warga gelap di sekitar daerah organ intim wanita kerap membuat minder, terutama saat sedang berhubungan intim dengan suami. Meski bagian kulit lainnya terlihat bersih dan cerah, terkadang bagian kulit tertentu seperti selangkangan atau bibir vagina terlihat lebih gelap. Mengapa demikian?



Warna gelap di daerah sekitar vagina bisa disebabkan dua faktor, yakni faktor intrinsik dan ekstrinsik. Faktor intrinsik disebabkan pada daerah sekitar vagina mengandung pigmen kulit yang lebih banyak ketimbang daerah lainnya.

Sama seperti kantong testis pada pria, maka bibir vagina normal saja jika tampak lebih gelap. Bibir vagina yang menghitam dipengaruhi oleh pigmentasi dan banyaknya pembuluh darah di sekitar daerah tersebut.

Sementara faktor ekstrinsiknya adalah akibat gesekan pada daerah tersebut. Gesekan pada organ intim bisa disebabkan pekaian dalam yang terlalu ketat atau akibat efek samping garukan. Selain itu, warna gelap pada daerah kewanitaan bisa juga disebabkan jamur, kondisi organ intim yang lembab dan kurang terjaga kebersihannya. Vagina memiliki sifat asam sehingga perlu dikontrol tingkat keasaman pada labia minora dan daerah vulva.

Tindakan estetik yang kurang tepat juga bisa menyebabkan munculnya masalah ini, misalnya penggunaan lulur atau scrub, serta gesekan alat cukur.

Untuk mengatasi warna gelap di daerah sensitif tersebut perlu diketahui apa penyebabnya terlebih dahulu. Jika warna gelap disebabkan faktor intrinsik maka tentu saja tidak bisa dihilangkan, namun bisa dikurangi tingkat kegelapannya.

Cara sederhana untuk mencegah menghitamnya daerah kewanitaan akibat faktor ekstrinsik adalah dengan menghindari penggunaan pakaian terlalu ketat, usahakan memakai pakaian yang berbahan halus dan lembut, dan jangan menggaruk.

Untuk penggunaan kosmetik pemutih sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter. Gunakan kosmetik perawatan yang mengandung zat eksfoliatif seperti alfa hidroksi acid (asam buah-buahan) dengan konsentrasi ringan, dan whitening agent (konsultasikan pada dokter Anda) karena kosmetik seperti ini bila tidak tepat, memiliki efek samping iritatif yang dapat memicu hiperpigmentasi sehingga area yang kita rawat malah terlihat lebih hitam (post inflamatory hiperpigmentation). Selain itu, batasi mencukur rambut kemaluan dengan alat cukur yang bisa menimbulkan gesekan pada daerah tersebut.