Penyebab dan Cara Mengatasi Sariawan pada Anak

DokterSehat.Com – Sariawan sangat sering kita dengar dan kita sepelekan. Sariawan bukan hanya dialami orang dewasa saja, ternyata anak-anak juga bisa mengalaminya. Sariawan adalah suat peradangan yang terjadi pada bagian rongga mulut, bagian dalam pipi, lidah, bibir, gusi, mulut bagian atas, kerongkongan dan bagian mulut yang lain. Sariawan dapat menganggu proses pencernaan karena anak kurang nafsu makan dan minum yang diakibatkan dari sariawan. Luka sariawan menyebabkan rasa sakit apabila tersentuh oleh makanan. Kasus sariawan pada anak satu dengan yang lain akan berbeda sehingga orang tua harus mengenali penyebab dari sariawan itu.



Penyebab sariawan pada anak:

  • Trauma, sariawan akibat trauma adalah sariawan yang disebabkan dari tergores sikat gigi pada saat anak menggosok gigi, tergigit saat anak makan. Lecet yang diakibatkan dari trauma inilah yang memicu kuman masuk sehingga menyebabkan luka pada mulut mengalami infeksi sehingga timbul peradangan dan terasa sakit serta nyeri.
  • Jamur jenis Candida albicans ini sangat mudah bersarang pada mulut bagian lidah. Apabila daya tahan tubuh anak menurun jamur jenis sangat mudah menyerang yang menyebabkan luka sariawan.
  • Virus Herpes simplex jenis ini lebih sering bersarang pada mulut bagian belakang tenggorokan. Aktivitas anak akan terganggu saat terserang sariawan.

Mengatasi gejala sariawan pada anak:

  • Menjaga kebersihan mulut – biasakan anak menjaga kebersihan mulut sedari kecil. Gosok gigi 2 kali sehari.
  • Makanan bergizi – berikan si kecil makanan dan minuman yang cukup. Makanan yang mudah dicerna.  Berikan vitamin dan zat besi guna membantu proses penyembuhan.
  • Hindari botol susu – saat anak menderita sariawan hindarkan minum denggan menggunakan botol atau dot, sebaiknya gunakan gelas. Minum menggunakan botol dot menyebabkan rasa sakit dan perih saat ujung dot menyentuh luka yang menyebabkan sariawan.
  • Hati-hati saat menyuapi makanan pada anak yang terserang sariawan, biasanya sariawan membuat nafsu makan berkurang namun begitu harus tetap di beri asupan makanan untuk daya tahan tubuh tetap terjaga. Siapkan makanan lembek dan jus buah, ingatkan anak untuk mengunyah secara pelahan-lahan supaya makanan tidak menyentuh luka sariawan pada bagian mulut.
Baca Juga:  Lakukan Hal Ini Agar Tetap Bisa Makan Sehat di Restoran

Smoga bermanfaat 🙂