Penyebab dan Cara Mencegah Gigi Keropos

DokterSehat.Com – Gigi rapuh dan keropos berkaitan dengan karies gigi. Karies gigi terjadi akibat adanya ketidsakseimbangan proses pelepasan mineral (deminerlisasi) dari gigi dengan pengembalian mineral dalam gigi. Adanya hubungan sebab-akibat terjadinya karies, diidentifikasi sebagai faktor risiko karies. Beberapa faktor yang dianggap sebagai faktor karies yaitu:

doktersehat-sakit-gigi-sensitif

  • Pengalaman karies yang kemungkinan besar mengembangkan karies di masa depan.
  • Kandungan fluor dalam makanan dan minuman yang berlebihan dapat mengakibatkan fluorosis (gigi dengan bercak putih).
  • Kondisi mulut yang kotor seperti plak yang tidak dibersihkan atau sisa-sisa makanan yang masih tertinggal di sela-sela gigi dapat memicu terjadinya karies.
  • Kolonisasi bakteri di dalam mulut disebabkan transmisi antar manusia, yang paling banyak dari ibu atau ayah.
  • Air liur berfungsi sebagai penetral asam dan membersihkan sisa-sisa makanan dalam mulut. Bila air liurnya berkurang maka karier bisa meningkat tajam.
  • Setiap kali seseorang mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung karbohidrat, maka beberapa bakteri penyebab karies di rongga mulut akan mulai memproduksi asam sehingga terjadi pelepasan mineral dari gigi yang berlangsung selama 20-30 menit setelah makan.

Oleh karena itu, untuk mengatasi atau mencegah terjadinya gigi rapuh dan keropos anda bisa melakukan hal-hal sebagai berikut:

  • Sikat gigi teratur
    Sikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride saatpagi dan malam hari sebelum tidur. Untuk pembersih tambahan bisa digunakan dental floss (benang gigi). Sikat gigi sebelum tidur dapat mengurangi risiko gigi keropos.
  • Pemberian fluoride
    Fluoride dalam pasta gigi terkadang tidak mencukupi kebutuhan fluoride bagi rongga mulut. Karena itu, perlu asupan tambahan fluoride yang bisa diperoleh dari gel, obat kumur, larutan, dan varnish. Anda bisa mengkonsultasikan hal ini pada dokter gigi.
  • Modifikasi pola makan
    Pengaturan frekuensi makan, dapat mempengaruhi proses terjadinya karies. Makanan yang mengandung karbohidrat (misalnya keripik kentang, camilan manis) dan asam (misalnya minuman berenergi dan jus buah) memerlukan waktu yang lebih lama untuk dapat bersih dari mulut, sehingga selama waktu tersebut pecahan karbohidrat dapat dihidrolisis menjadi gula sederhana, yang akan memberikan sumber makanan bagi  bakteri asidogenik di dalam mulut.
  • Melakukan penambalan pada gigi yang sudah berlubang
    Bahan tambal yang dipakai untuk menambal gigi berlubang bisa berbeda-beda untuk setiap kasus. Sebaiknya konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu.