Penyebab Borok pada Kaki Penderita Diabetes

Borok pada kaki penderita diabetes atau yang sering disebut ulkus diabetik sampai saat ini menjadi masalah yang sangat serius dalam dunia kesehatan. Tidak hanya karena sulitnya pengobatan, melainkan sulitnya mendapat kepatuhan penderita untuk dapat menaati anjuran dokter agar tidak terjadi komplikasi. Jika komplikasi berlanjut hingga harus diamputasi terkadang dunia medis yang disalahkan padahal penderita datang dengan stadium lanjut yang dimana sebelumnya hanya melakukan pengobatan alternatif yang terkadang tidak tepat. Hingga seiring meningkatnya angka penderita diabetes baik di dunia maupun di Indonesia yang menyebabkan resiko terkenanya penyakit borok ini, maka diharapkan perlunya kesadaran tentang bahaya dan pencegahannya.

doktersehat-mata-ikan-clavus

Ulkus (Borok) pada kaki penderita diabetes dapat terjadi apabila terjadi luka sebelumnya. Kita ketahui bahwa seorang penderita diabetes apabila terjadi luka maka akan sulit sembuh. Hal ini dikarenakan pembuluh darah tidak dapat memberikan nutrisi yang maksimal. Terutama bagian kaki yang dimana sering disebut end artery atau arteri yang paling ujung merupakan daerah yang paling gampang menjadi borok. Apabila luka yang tidak mendapat nurtisi dari pembuluh darah maka sel-sel sehat dari sekitar luka akan mati karena kekurangan oksigen. Apabila dibiarkan sel-sel yang mati akan semakin banyak yang menyebabkan kaki yang awalnya bengkak, memerah dan lama kelamaan akan menjadi kehitaman yang akan semakin meluas.

Kadar gula darah yang tinggi merupakan media yang paling menyenangkan bagi kuman untuk hidup dan berkembang biak. Terlebih lagi komplikasi dari penyakit diabetes adalah neuropati diabetika yang menyebabkan saraf saraf tepi tidak peka rangsang. Hal ini terlihat pada orang diabetes apabila terkena sesuatu menjadi tidak terasa dan tiba-tiba timbul luka. Luka yang terbuka nantinya akan membuat bakteri cepat tumbuh dan berkembang biak. Hal ini yang akan memperparah keadaan luka bagi penderita diabetes.

Baca Juga:  Apa itu Kista

Penatalaksaan terbaik adalah segera memeriksakan diri ke dokter untuk dapat melakukan pengecekan kadar gula darah. Penurunan gula darah segera perlu diperhatikan agar luka tidak menyebar. Konsumsi gula juga harus lebih diperketat dalam upaya penyembuhan. Namun apabila sudah mencapai stadium yang sudah lanjut maka pemberian suntik insulin adalah langkah yang harus diambil demi mengontrol kadar gula serta membantu penyembuhan luka diabetes.