12 Penyebab Bibir Kedutan dan Cara Mengobatinya

DokterSehat.Com– Seseorang dengan bibir yang berkedut seringkali mengalami gerakan cepat atau sensasi gemetaran di bibir tanpa melakukan apapun. Bibir yang berkedut bisa menyebalkan dan sulit diabaikan, bukan?

Kedutan di bibir adalah hasil miskomunikasi antara saraf bibir dan otot yang dikontrolnya. Hal ini bisa terjadi karena kebiasaan sehari-hari, seperti terlalu banyak kafein. Namun, bisa juga menjadi tanda adanya sesuatu yang lebih serius.

Fakta bibir berkedut

  • Bibir berkedut adalah gerakan otot tak disengaja di bibir
  • Otot di wajah dan bibir dikendalikan oleh saraf wajah
  • Jika sering kedutan mungkin akan mengganggu dan memalukan

Mengapa otot bibir berkedut?

Ada banyak penyebab bibir berkedut, dengan beberapa kebiasaan sehari-hari yang sederhana. Kedutan biasanya terjadi di bibir atas atau bawah, karena bibir tidak tergantung satu sama lain.

Kemungkinan penyebab kedutan di bibir termasuk terlalu banyak meminum minuman yang mengandung kafein, kekurangan kalium, reaksi terhadap obat, dan berbagai kondisi medis. Bahkan bisa disebabkan oleh stres atau kelelahan.

Kemungkinan penyebab bibir berkedut seperti melansir Medical News Today, berikut ini.

doktersehat-kopi-demensia

1. Keracunan kafein
Kafein adalah obat biasa yang ditemukan di kopi dan teh, minuman ringan, dan beberapa makanan ringan. Terlalu banyak kafein dapat menyebabkan kegugupan, energi yang berlebihan, dan otot yang berkedut.

Keracunan kafein juga bisa menyebabkan gejala, termasuk:

  • Detak jantung tidak normal
  • Iritasi
  • Sering buang air kecil
  • Tangan atau kaki gelisah
  • Kegugupan
  • Sakit perut atau mual
  • Insomnia

Mengobati keracunan kafein itu sederhana, hanya mengharuskan seseorang mengurangi atau menghilangkan jumlah kafein setiap hari.

doktersehat-pisang- teh-insomnia-alternatif-sehat-obat

2. Kekurangan kalium
Kalium diperlukan untuk membawa sinyal saraf dalam tubuh. Jika kekurangan kalium bisa berdampak negatif pada otot, menyebabkan kejang dan kram hampir di mana saja, termasuk bibir.

Mengobati kekurangan kalium harus menghindari makanan atau obat apa pun yang bisa menurunkan kadar kalium. Selain itu, harus mengonsumsi makanan kaya kalium, seperti buah alpukat, kurma, jambu merah, pisang, srikaya dan masih banyak lagi, atau mengonsumsi suplemen kalium.

doktersehat-vitamin-nutrisi-komponen-organik-obat-ibu-hamil-kehamilan

3. Obat tertentu
Beberapa obat dapat menyebabkan otot kedutan. Obat-obatan, seperti steroid dan estrogen, dapat menyebabkan kedutan, tapi obat resep atau biasa yang mencantumkan fasikulasi (gerakan otot) sebagai efek samping dapat menyebabkan sensasi ini di bibir.

Penyembuhan termudah untuk kedutan yang disebabkan oleh pengobatan adalah beralih ke yang lain. Ini harus dilakukan di bawah pengawasan dokter untuk menghindari efek samping atau komplikasi lainnya.

doktersehat-stres-kerja-pusing

4. Stres dan kelelahan
Stres, kegelisahan, dan kelelahan ekstrem juga bisa menyebabkan bibir berkedut.

Tubuh yang berada di bawah tekanan konstan dapat dikunci dalam respons melawan atau menghindar, yang bisa membuat otot-otot di wajah menegang.

Teknik menghilangkan stres, termasuk yoga, meditasi, dan tidur nyenyak bisa mengurangi tingkat stres atau kelelahan sehingga seseorang dapat merasa lega.

doktersehat-drugs-obat-kotrasepsi-arginine-obat-palsu

5. Obat-obatan penyebab gemetar
Obat yang mengandung alkohol dan narkotika juga bisa menyebabkan kedutan wajah. Kedutan bisa menjadi tanda iritasi syaraf yang disebabkan oleh obat ini. Mengobati tremor ini mungkin termasuk menghilangkan obat-obatan dan mengonsumsi suplemen vitamin atau obat resep untuk gejala-gejalanya.

penyakit otak-doktersehat

6. Bell’s palsy
Kelumpuhan otot wajah menyebabkan kelemahan atau kelumpuhan otot wajah. Kondisinya bisa memiliki gejala yang berbeda dalam setiap kasus. Beberapa orang dengan kelumpuhan otot wajah mungkin mengalami bibir berkedut, sementara yang lain mungkin mengalami masalah dalam mengendalikan otot wajah.

Penyebab pasti kelumpuhan otot wajah tidak diketahui, namun dokter yakin ini terkait dengan virus herpes oral.

Pengobatan kelumpuhan otot wajah didasarkan pada gejala yang dialami seseorang dan mungkin termasuk terapi fisik atau obat-obatan, seperti steroid.

doktersehat-serangan-jantung-kejang

7. Kejang hemifasi
Kejang-kejang hemifasi adalah kejang otot yang terjadi di satu sisi wajah. Kondisinya bisa disebabkan oleh iritasi saraf yang mengendalikan otot wajah.

Bisa juga disebabkan oleh pembuluh darah atau tumor yang mengompresi saraf. Kondisinya jarang dan bisa didiagnosis dengan menggunakan tes pemindaian dan pemeriksaan neurologis.

Mengobati kejang hemifasial mungkin melibatkan pembedahan dalam beberapa kasus. Suntikan Botox biasa juga bisa digunakan untuk membekukan otot yang terkena agar berhenti berkedut.

doktersehat-pria-pinggang-besar-kanker-prostat-Gangguan-Stress-Pasca-Trauma-PTSD-diabetes-kutil-kelamin-konsultasi

8. Trauma
Bibir yang berkedut mungkin juga disebabkan oleh trauma masa lalu. Cedera pada batang otak mungkin telah merusak saraf wajah, yang bisa menyebabkan otot wajah berkedut.

Cedera pada otot wajah juga bisa merusak saraf, yang bisa menyebabkan sinyal beragam di otak dan kedutan di daerah sekitarnya.

rambut rontok-doktersehat

9. Kekurangan hormon
Ketidakseimbangan hormonal, yang bisa terjadi seiring bertambahnya usia atau karena kondisi seperti hypoparathyroidisme, bisa menyebabkan bibir berkedut.

Orang dengan hipoparatiroidisme memiliki produksi hormon paratiroid rendah. Hal ini bisa menimbulkan gejala, termasuk kedutan wajah, rambut rontok, dan kelemahan otot.

Pengobatan biasanya untuk mengelola gejala, yang mencakup mengisi kembali hormon paratiroid di tubuh dan mengonsumsi suplemen kalsium dan vitamin D.

dotersehat-kulit-wajah-pori-mengecil-deodoran-untuk-wajah-berminyak

10. Sindrom Tourette
Sindrom Tourette adalah suatu kondisi yang menyebabkan motorik dan gerakan tak terkendali, ini bisa mengganggu dan membuat hidup sehari-hari menjadi sulit. Penyebab pasti kelainan ini tidak pasti, meski diyakini merupakan kombinasi faktor genetik dan lingkungan.

Tidak ada obat yang dikenal untuk sindrom Tourette, dan pengobatan biasanya melibatkan penanganan gejala sebaik mungkin. Perawatan bisa termasuk suntikan Botox untuk membantu menghentikan motorik, seperti kedutan bibir, serta obat kimia, konsultasi, atau terapi lainnya.

bintik-putih-di-bibir-doktersehat
Source: Healthrid

11. Penyakit Parkinson
Kedutan bibir bagian bawah mungkin merupakan tanda awal Parkinson, ini bisa disertai getaran di tangan atau kaki. Penyakit ini memburuk seiring waktu dan belum ditemukan obatnya.

Pengobatan untuk Parkinson biasanya melibatkan mengetahui kerusakan lebih lanjut pada saraf dan penambahan dopamin dan vitamin untuk memperkuat saraf di otak.

doktersehat-Cerebral-Palsy-otak

12. Amyotrophic lateral sclerosis (ALS)
ALS atau penyakit Lou Gehrig, adalah kondisi yang memengaruhi saraf yang mengendalikan otot. Pesan dari otak dikirim melalui saraf ke otot. Pada seseorang dengan ALS, saraf mulai mati.

Hal ini bisa menyebabkan kelemahan otot dan kedutan, serta ucapan yang tidak jelas. Penyakit ini memburuk seiring waktu, dan ini dianggap sebagai kondisi terminal.