Penyebab Benjolan Di Vagina Dan Cara Pengobatannya

DokterSehat.Com – Kelenjar Bartholini merupakan sepasang kelenjar yang terdapat pada sisi kanan-kiri vagina. Kelenjar tersebut berfungsi mengeluarkan cairan untuk melumasi vagina. Dalam keadaan normal, kelenjar Bartholini tidak dapat terlihat dan teraba karena berukuran sangat kecil. Gangguan pada kelenjar Bartholin yang sering terjadi adalah Kista Bartholini dan Abses Bartholin, dan kedua hal ini merupakan penyebab tersering terjadinya benjolan di daerah vagina. Biasanya hanya mengenai salah satu kelenjar.
Kista Bartholini terjadi akibat adanya sumbatan pada saluran keluar kelenjar Bartholini, sehingga kelenjar membengkak dan membentuk kista. Kista Bartholini pada umumnya tidak nyeri, adanya nyeri dapat menunjukkan bahwa ukuran kista sudah semakin membesar dan terjadi infeksi.



Untuk mengetahui benjolan itu berbahaya atau tidak, diperlukan pemeriksaan ke dokter, dan untuk pengobatannya kami merekomendasikan ace maxs sebagai pengobatan tradisional benjolan di vagina.

Penyebab

• Kista Bartholin atau abses kelenjar Bartholin. Kista ini berasal dari kelenjar bartholin yang tersumbat.

• Setiap wanita memiliki sepasang kelenjar bartholin pada bibir vagina.

• Fibroma : tumor jinak yang berasal dari jaringan ikat pada bibir vagina

• Lipoma : tumor jinak yang berasal dari jaringan lemak.

• Sarkoma : tumor ganas yang berasal dari jaringan ikat.

• Adenocarcinoma Bartholin : tumor ganas dari kelenjar Bartholin.

Pengobatan

Ace Maxs merupakan produk kesehatan terbaru yang terbuat dari ektrak kulit manggis dan daun sirsak di produksi oleh PT.H2O diolah melalui serangkaian prosesteknologi modern dan dikendalikan oleh tangan-tangan terampil dari disiplin ilmu, seperti ilmu gizi, kesehatan, dan teknologi makanan-minuman. Pengobatan tradisional benjolan di vagina dengan ace maxs terbukti ampuh hilangkan benjolan pada vagina secara alami tanpa harus operasi.

Baca Juga:  Kenali Jenis-Jenis Cedera yang Bisa Terjadi saat Berlari

Kulit manggis mengandung zat antioksidan tinggi bernama zat xanthone. Kandungan anti oksidan dalam kulit manggis melebihi kandungan antioksidan vitamin C dan E. Xanthone dalam kulit manggis berkhasiat mengeluarkan radikal bebas yang merupakan salah satu penyebab ttidak lancarnya peredaran darah. Xanthone juga mampu melebarkan pembuluh darah yang mengalami penyempitan, menurunkan kadar kolesterol dalam darah, dan mengobati penyakit jantung.

Daun sirsak mempunyai khasiat menghambat pertumbuhan bakteri, menghambat perkembangan virus, menghambat perkembangan parasit, menghambat pertumbuhan tumor, merileksasi otot, anti kejang, meredakan nyeri, menekan peradangan, menghambat mutasi gen, menurunkan kadar gula darah, menurunkan demam, menurunkan tekanan darah tinggi, menguatkan saraf, menyehatkan jantung, meningkatkan produksi asi pada ibu hamil, melebarkan pembuluh darah, membunuh cacing parasit, mengurangi stres, menguatkan pencernaan, mengatasi benjolan pada leher ( kelenjar getah bening ), dan meningkatkan nafsu makan. Yang paling luar biasa adalah daun sirsak memiliki zat antikanker ( acetogenins) yang kekuatannya 10.000 kali lipat lebih kuat dibandingkan dengan kemoterapi.

BACA JUGA : Bisakah Akupuntur Tanam Benang Muka Bikin Kecanduan