Penyebab Bayi Memiliki Kepala Peyang

DokterSehat.Com– Jika kita cermati, bayi yang masih berusia enam atau delapan minggu bisa memiliki kepala yang tidak rata atau peyang di bagian belakang atau samping. Kondisi yang dalam dunia medis disebut sebagai plagiochepaly ini memang tidak akan membahayakan pertumbuhan otak bayi. Sayangnya, jika dibiarkan, hal ini tentu bisa mempengaruhi bentuk kepala dan wajah anak nantinya. Sebenarnya, apa penyebab dari kepala peyang pada bayi?

doktersehat-bayi-bedong

Pakar kesehatan menyebutkan jika saat baru saja dilahirkan, tulang tengkorak bayi ternyata masih tipis dan cenderung fleksibel sehingga bisa berubah bentuk andai terkena tekanan dalam waktu yang lama. Sebagai contoh, andai bayi cenderung tidur dengan posisi sedikit miring ke samping dalam waktu yang lama, maka hal ini akan mempengaruhi bentuk kepalanya. Dalam beberapa kasus, bayi bisa mengalami otot leher yang kencang di satu sisi sehingga suka berpaling ke satu sisi saja saat tidur. Jika hal ini terus terjadi, maka kepala bayi pun bisa menjadi peyang di satu sisi.

Dr. Fiona Amelia, M.P.H menyebutkan jika kepala bayi baru mulai menentukan bentuknya saat usianya mencapai 6 hingga 20 bulan sehingga jika sebelum waktu tersebut kita menemukan kepala bayi yang peyang, maka kita bisa melakukan perbaikan pada bentuk kepalanya atau dalam dunia medis disebut sebagai reposisi.

Untuk melakukan reposisi pada kepala bayi, kita hanya perlu membantu bayi tertidur dengan posisi yang bervariasi sehingga mereka tidak terlalu sering miring atau telentang dalam satu posisi saja dalam waktu yang lama. Jika mampu, kondisikan bayi agar sesekali tidur dengan posisi tengkurap dengan posisi kepala yang berubah-ubah. Saat anak berbaring, kita juga bisa menggantung mainan yang bisa membuat bayi menoleh ke berbagai arah yang berbeda.

Baca Juga:  10 Perawatan yang Benar untuk Bayi Baru Lahir

Jika kepala anak sudah terlanjur peyang di satu sisi, maka ada baiknya kita mengatur posisi menyusui agar tidak kembali menekan bagian kepala yang peyang. Selain itu, kondisikan anak berada dalam posisi tengkurap saat bermain atau dalam dunia medis sebagai tummy time jika ingin mencegah kepala peyang pada anak.